Follow our news chanel

Angka bunuh diri militer AS melonjak

Ilutrasi pixabay.com

 

Angka bunuh diri militer AS melonjak 1 i Papua
Ilutrasi pixabay.com

Laporan bunuh diri tahunan pertama Pentagon menyebutkan kematian akibat bunuh diri di kalangan anggota dinas aktif yakni 24,8 per 100.000 anggota dinas. Jumlah itu naik dari hanya di bawah 20 per 100.000 anggota aktif pada 2013.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Washington, Jubi – Tingkat bunuh diri di kalangan anggota dinas militer aktif di Amerika Serikat (AS) melonjak secara signifikan dalam lima tahun belakangan. Laporan Pentagon yang dirilis, Kamis, (27/9/2019)

Baca juga : Ini tawaram Turki terhadap pangkalan militer AS di Suriah

Brazil terbuka menjadi tuan rumah pangkalan militer AS

Tahun baru 2018, militer AS siap terima transgender

Loading...
;

Laporan bunuh diri tahunan pertama Pentagon menyebutkan kematian akibat bunuh diri di kalangan anggota dinas aktif yakni 24,8 per 100.000 anggota dinas. Jumlah itu naik dari hanya di bawah 20 per 100.000 anggota aktif pada 2013.

Sepanjang 2018, 541 anggota dinas mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, menurut laporan cara yang paling banyak dilakukan dengan senjata api. “Kami menuju arah yang salah,” kata Elizabeth Van Winkle, direktur kantor Force Resiliency, kepada wartawan.

Insiden bunuh diri terbaru terdapat tiga pelaut AS yang ditugaskan di kapal induk George H.W. Bush tewas akibat bunuh diri pekan lalu. Meski  insiden itu menurut Angkatan Laut, terpisah dan tidak ada sangkut paut.

Selama konferensi pers, Pentagon melakukan hal tak biasa dengan menasihati awak media tentang bagaimana meliput kasus bunuh diri, seperti tidak menyebutnya sebagai “masalah yang berkembang” atau “marak” karena tindakan itu dapat menular.

Menteri Pertahanan AS, Mark Esper, mengatakan pada Rabu bahwa militer terjebak dalam apa yang beberapa orang sebut epidemik bunuh diri nasional di kalangan pemuda kami.

“Saya harap saya dapat mengatakan kepada kalian kami memilik sebuah jawaban untuk mencegah lebih lanjut, bunuh diri di Angkatan Bersenjata,” kata Esper. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top