HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Angka positif corona naik, Kota Jayapura akan tingkatkan status jadi tanggap darurat

Pembagian masker dan hans sanitizer kepada warga di terminal PTC Entrop belum lama ini. - Jubi/Ramah.
Pemerintah Kota Jayapura bersama Tim Gugus Tugas Kota Jayapura saat membagikan masker dan hans sanitizer kepada warga di terminal PTC Entrop belum lama ini. – Jubi/Ramah.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura akan meningkatkan status siaga menjadi status tanggap darurat bencana non alam dalam menghadapi virus corona karena jumlah orang terinfeksi meningkat dari lima menjadi sembilan orang.

“Untuk meningkatkan status dari siaga menjadi tanggap darurat, ada langkah-langkah yang harus disiapkan Pemerintah Daerah,” ujar Tomi Mano di kediamannya, Sabtu (4/4/2020).

Dikatakan Tomi Mano, harus mendapat laporan secara detail dari Dinas Kesehatan Kota Jayapura dan Tim Gugus Kota Jayapura terkait sembilan orang yang dinyatakan positif corona tersebut.

“Warga yang dinyatakan positif virus corona ini, apakah betul-betul warga Kota Jayapura. Tinggal di distrik mana, kelurahan mana, RT/RW dimana. Apakah mereka ini hanya rujukan dari Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, atau masuk dari luar,” ujar Tomi Mano.

Diakui Tomi Mano, peningkatan status dari siaga jadi tanggap sangtr berdampak bagi ekonomi masyarakat, pajak daerah, kesiapan pangan dan sumber daya manusia.

“Jadi, saya tidak cepat-cepat mengambil keputusan meningkatkan status dari siaga menjadi darurat. Untuk itu saya berikan waktu sampai 7 April guna memberikan masukan kepada saya, apakah status ini kita naikkan,” ujar Tomi Mano.

Loading...
;

Tomi Mano berharap dan mengajak masyarakat agar berdoa supaya jangan ada lagi orang yang bertambah terkena virus corona.

“Maka itu saya minta data secara detail, apakah bisa. Kalau saya naikkan secara tiba-tiba, maka dampaknya sebagai kepala daerah itu akan cukup tinggi dalam pengambilan peningkatan status,” jelas Tomi Mano.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Jayapura, Robert L.N. Awi, mengatakan harga kebutuhan pokok dan stok pangan masih aman berdasarkan pemantauan yang dilakukan setiap minggu.

“Saya pastikan masih aman dan dapat memenuhi kebutuhan warga. Tidak perlu panik buying dengan kondisi penyebaran virus corona ini,” ujar Awi.

Pada kesempatan ini, Awi mengimbau kepada pedagang pengecer dan distributor agar tidak melakukan penimbunan dan menjual dengan harga tidak wajar karena dapat menyusahkan warga.

“Jangan memanfaatkan situasi ini (virus corona) dengan mengambil keuntungan sebesar-besarnya, karena nantinya ada sanksi diberikan kepada pedagang apabila ditemukan,” jelas Awi. (*)

Editor: Edho Sinaga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa