Angkat honorer Papua jadi PNS atau PPPK untuk percepat pembangunan

papapua-wagub-klemen-tinal
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal - Jubi/IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Deputi Sumber Daya Manusia Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Teguh Widjinarko, seperti dilansir CNN Indonesia, mengatakan keputusan MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo, menerima tuntutan tenaga honorer dari Papua untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), untuk membantu mempercepat pembangunan di Papua dalam mengejar ketertinggalan dengan daerah lain.

Hal itu disampaikan MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo, ketika menerima Wakil Gubernur Papua, Kleman Timal, Jumat (4/9/2020) lalu, di Kementerian PAN-RB, Jakarta.

“Hasil pertemuan tersebut antara lain adalah bahwa Menteri PAN-RB dapat memenuhi permintaan Gubernur Papua untuk menangangkat tenaga honorer yang tidak masuk dalam data base menjadi PNS atau PPPK,” kata Deputi Sumber Daya Manusia KemenPAN-RB, Teguh Widjinarko, Selasa (8/9/2020).

Ia menjelaskan langkah tersebut bisa dilakukan karena Papua dan Papua Barat memiliki afirmasi khusus. Alhasil, keputusan mengangkat tenaga honorer bisa dipercepat untuk membantu pembangunan dalam mengejar ketertinggalan dengan daerah lain.

Namun, ia menekankan pengangkatan tenaga honorer ini tetap didasarkan pada kebutuhan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja. Setiap prosedur juga harus bisa dipertanggungjawabkan.

“Dokumen perencanaan kebutuhan tersebut sudah harus tersedia paling lambat bulan November 2020,” lanjutnya.

Untuk mekanisme pengangkatan tenaga honorer di daerah lain, Teguh menjelaskan skema PPPK dapat dilakukan. Hal tersebut diprioritaskan berdasarkan kebutuhan daerah, terutama untuk tenaga kependidikan dan kesehatan.

Loading...
;

Baca juga: Empat tahun berjuang, ribuan tenaga honorer Papua akan diangkat jadi PNS

Sebelumnya sebanyak 12.447 tenaga honorer di Papua yang tergabung dalam Forum Komunikasi Honorer dari Papua menuntut diangkat menjadi PNS. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Wagub Papua dan MenPANRB.

Usai bertemu MenPAN-RB), Wagub Klemen Tinal, mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akan menangkat 20.000 tenaga honorer di provinsi paling timur Indonesia ini menjadi CPNS.

“Kami akan mengangkat 20.000 orang tenaga honorer se Provinsi Papua,” kata Wagub Klemen Tinal.

Lebih jauh Wagub Klemen Tinal mengatakan waktu yang diberikan untuk pemberkasan adalah dua bulan, September hingga November 2020. Pesan tersebut langsung diarahkan kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua, Nicolaus Wenda, yang hadir juga saat pertemuan dengan MenPAN-RB. (CNN Indonesia)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top