Follow our news chanel

Antisipasi Barang Kadaluarsa, Saga Mall Abepura Terus Lakukan Pemantauan

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) Jayapura memusnahkan obat dan makanan sebanyak 55 item yang terdiri dari 2.453 kemasan beberapa waktu lalu – Jubi/Roy Ratumakin.
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) Jayapura memusnahkan obat dan makanan sebanyak 55 item yang terdiri dari 2.453 kemasan beberapa waktu lalu – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Bulan lalu, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) Jayapura memusnahkan obat dan makanan sebanyak 55 item yang terdiri dari 2.453 kemasan dengan total nilai ekonomis sebesar Rp 7,48 juta.
Dimana hasil sitaan BB POM tersebut ada juga dari swalayan-swalayan besar yang berada di Kota Jayapura. Menyikapi hal tersebut, Saga Mall Abepura,mempunyai kiat khusus untuk mengawasi bahan-bahan yang dijual di mall tersebut.

Manager Saga Supermarket, Haris Manuputty, kepada Jubi, Selasa (1/3/2016) disela-sela kesibukannya mengatakan dalam mengatasi barang kadaluarsa di swalayan milik Saga tersebut pihaknya selalu melakukan control rutin yang dilakukan oleh tim pengawas.

“Semuanya melalui proses dan aturan. Ketika kami terima dari penyuplai, semua barang terlebih dahulu kami lihat dan sortir termasuk masa kadaluarsanya. Tiga bulan sebelum masa kadaluarsa berakhir kami, akan kembalikan ke penyuplainya,” katanya.

Menurut Harris, semua makanan dan minuman yang masuk di Saga Mall Abepura juga ditentutan target kepada penyuplai hingga 1 atau 2 tahun untuk dikembalikan.

“Kalau hal itu tidak ada maka tidak akan menerimanya,” katanya.

Diakuinya, jelang akhir tahun permintaan makanan dan minuman meningkat, sehingga pihak Saga juga sangat fokus dan tingkatkan pengawasan terus serta memantau peredaran makanan kadaluarsa yang biasanya di datangkan dari Jakarta, Surabaya, dan lokal.

Kendati demikian, kata Harris, dari semua jenis makanan dan minuman, ada satu makanan yang dikecualikan yakni Yogurt.

Loading...
;

“Yogurt itu usia masa berlakunya sangat singkat mulai dari bulan hingga satu minggu,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Penyidikan BB POM, Chiristian Victor Burdam, mengatakan pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan di Papua, khususnya Kota Jayapura akan terus dilakukan demi melindungi masyarakat dan mencegah beredarnya produk obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat, mutu, dan keamanan serta kesehatan.

“Kami menghimbau kepada para pelaku usaha agar tidak mengedarkan produk yang kedaluwarsa. Msyarakat juga diminta untuk tetap memperhatikan kemasan serta Izin Edar dan Kadaluarsa (KIK). Artinya, konsumen harus harus memperhatikan kemasan suatu produk apakah tidak rusak, berkarat, penyok atau kembung. Perhatikan apakah sudah memiliki izin edar dan harus memperhatikan tanggal kedaluarsanya,” katanya. (Roy Ratumakin)

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top