HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Antisipasi Covid-19, Pemkab Lanny Jaya sosialiasikan rencana “lockdown”

Foto ilustrasi - pixabay.com
Foto ilustrasi – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Demi memutus mata rantai penularan virus korona, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya mulai menimbang pemberlakuan karantina wilayah atau pembatasan pergerakan orang menuju Lanny Jaya. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya mulai menyosialisasikan kemungkinan pemberlakuan “lockdown” itu.

Hal itu dinyatakan Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom saat dihubungi melalui layanan pesan Whatsapp, Sabtu (28/3/2020). Yigibalom menyatakan sosialisasi penanganan Covid-19 itu telah berlangsung sejak sepuluh hari lalu.  “Sosialisasi dilakukan di setiap distrik dan gereja,” kata Befa Yigibalom.

Jika sosialisasi itu berjalan dengan baik, demikian kata Yigibalom, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya akan menutup akses pergerakan orang untuk mengunjungi Lanny Jaya. “Kalau semua distrik [sudah] tersosialisasi, kami akan tutup akses jalan [ke] Lanny Jaya. [Kami akan]  mengikuti ‘lockdown’ Papua, agar wabah itu tidak terbawa ke Lanny [Jaya],” jelas kata Yigibalom.

Selain menjelaskan kemungkinan penerapan “lockdown”, sosialisasi Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya itu juga menjelaskan berbagai cara untuk mencegah penularan virus korona. Salah satunya, dengan kampanye mencuci tangan dengan sabun.

“Semua keluarga menerima sabun yang cukup untuk meraka gunakan mencuci tangan. Ini merupakan bagian dalam program Lanny Jaya Mandiri.  Hanya, belum semua terbagi, karena sebagian barang masih di Wamena,” ujar Yigibalom.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya telah menyiapkan anggaran Rp1 miliar untuk membiayai Tim Covid-19 Lanny Jaya bekerja. “Pemda sudah bantu Tim Covid Lanny Jaya dengan dana sebesar Rp1 miliar, dan juga untuk sosialisasi di Lanny Jaya,” kata Yigibalom.

Loading...
;

Koordinator Tim Covid-19 Lanny Jaya, Budi Wenda menggapresisasi langkah Bupati Lanny Jaya yang sudah menyiapkan anggaran Rp1 miliar itu. “Kami sampaikan terima kasih karena keperdulian bupati yang mengganggarkan dana sebesar itu untuk menangani bahaya wabah itu,” kata Wenda.

Wenda menyatakan pihaknya akan bekerjasama dengan tim medis dan tim relawan untuk memutus mata rantai penularan virus korona di Lanny Jaya. “[Kami menyiapkan] alat [untuk melakukan] sterilisasi setiap kendaraan yang mengantar bahan makanan. [Alat itu akan ditempatkan di sejumlah] titik, seperti di Aboneri, Maggi,  Indawa, Pirime, untuk memutuskan mata rantai penularan virus ini,” jelas Wenda.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa