HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Antisipasi penularan Covid-19, Pemkab Deiyai gelar sosialisasi

Bupati Deiyai, Ateng Edowai, memberikan masker kepada 10 kepala puskesmas saat acara sosialisasi – Otias untuk Jubi
Bupati Deiyai, Ateng Edowai, memberikan masker kepada 10 kepala puskesmas saat acara sosialisasi – Otias untuk Jubi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Tidak ingin virus Corona menyebar di Kabupaten Deiyai, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat terus meningkatkan antisipasi terkait virus tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Deiyai, Kornelis Pakage, menjelaskan kesehatan itu berasal dari diri kita sendiri mulai dari lingkungan sekitar dan pola hidup.

Untuk mencegah penularan virus Corona, menurut Pakage, cuci tangan dengan benar dan kenali dulu gejalanya yang ada. Dan diingatkan lagi jangan panik sebelum mengetahui informasi yang jelas dan benar.

“Jadi untuk perhatian bagi masyarakat, kami mengimbau masyarakat jangan panik, akan tetapi perlu diwaspadai. Untuk pencegahan dini,  pihak Dinas Kesehatan akan berkerja sama dengan beberapa yang memiliki tugas dan fungsinya masing-masing yang nantinya akan memberikan laporan ke pihak kita,” kata Pakage, usai kegiatan sosialisasi di aula kantor DPRD Deiyai, Kamis (19/3/2020).

Dinkes juga merekomendasikan kepada tiga bupati yakni Bupati Deiyai, Bupati Paniai, dan Bupati Dogiyai agar segera membentuk tim dan menempatkan mereka di kilo meter 100 jalan trans Papua agar bisa mendeteksi orang yang naik dari Nabire melalui jalan darat.

“Kami minta tiga bupati kerjasama lalu pasang alat deteksi di kilo meter 100. Kalau cara itu kita pakai maka saya yakin kita yang ada di Dogiyai, Deiyai, dan Paniai pasti akan aman dari virus Corona ini,” ungkapnya.

Loading...
;

Pihaknya juga telah membuka posko kemanusiaan antisipasi Covid-19 di kantor Dinkes.

Bupati Deiyai, Ateng Edowai, mengatakan setipa orang yang datang dari daerah terdampak Covid-19 agar melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing dan diawasi oleh keluarga selama 14 hari.

“Untuk menghindari penularan yang terjadi karena interaksi orang ke orang, Pemerintah Kabupaten Deiyai mengimbau seluruh masyarakat agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan tidak melakukan berjabat tangan, tempat berkumpulnya banyak orang, tidak bepergian keluar daerah, selalu cuci tangan pakai sabun sebelum makan, istirahat, olahraga,” kata Edowai.

Ia juga memerintahkan kepada masyarakat Deiyai yang tak punya pekerjaan tetap di luar daerah agar segera kembali.

“Mulai saat ini, saya perintahkan kepada seluruh ASN, petugas kesehatan, pustu, polindes, tokoh agama, tokoh pemuda untuk mensosialisasikan bahaya virus ini,” ungkapnya.

Untuk menghindari itu dirinya juga telah meliburkan aktivitas perkantoran dan persekolahan sejak tanggal 20 Maret hingga 1 April 2020 mendatang.

“Saya mengajak kita semua melakukan doa dan puasa agar kita menghindari bahaya virus Corona ini di wilayah Deiyai,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa