Follow our news chanel

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua
Sekretaris Daerah Kota Jayapura Frans Pekey saat mengikuti video converence di ruang kerjanya terkait antisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang akhir Oktober 2020 bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kepala BNPB. - Jubi/Ramah

Antisipasi penyebaran Covid-19, Pemkot Jayapura tetap lakukan layanan kesehatan

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura, Provinsi Papua berupaya untuk mengantisipasi penyebaran virus korona saat libur panjang mulai 28 Oktober hingga 1 November 2020.

“Kami tetap menyiagakan Satgas Covid-19 dan petugas kesehatan mulai dari rumah sakit hingga puskesmas tetap stand by,” ujar Sekretaris Daerah Kota Jayapura Frans Pekey usai mengikuti video conference di ruang kerjanya di Kantor Wali Kota Jayapura dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kepala BNPB, Kamis (22/10/2020).

Menurut Pekey, pencegahan kasus Covid-19 di ibukota Provinsi Papua ini agar tidak semakin tinggi terutama saat libur cuti bersama yang tersisa satu minggu lagi, merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan tidak mengenal liburan, karena Covid-19 juga tidak mengenal liburan. Pelayanan tetap jalan. Kami diminta tidak lengah dengan masa liburan panjang dengan tetap melakukan tugas dalam penanganan Covid-19 dan kamtibmas,” ujar Pekey.

Pekey berharap dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, warga tetap mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan berbagai aktivitas, terutama aktivitas di luar rumah, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Bila perlu selalu sedia hand sanitizer agar tidak terpapar Covid-19.

Baca juga: Update 19 Oktober: Bertambah 22, kasus Covid-19 di Kota Jayapura mencapai 4.352

Dalam video conference yang berlangsung satu jam tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau kepala daerah untuk mengantisipasi mobilisasi masyarakat yang cukup tinggi saat libur panjang nanti karena berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19.

Loading...
;

“Kami harapkan kepala daerah dan forkopimda menjaga betul mekanisme pertahanan daerah masing-masing. Tempat-tempat wisata yang berpotensi menjadi pusat kerumunan di saat libur panjang harus dilakukan pengawasan secara ketat,” ujar Karnavian.

Selain itu, Karnavian juga mengimbau kepala daerah untuk mengantisipasi kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan. Warga juga diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Saya minta kepala daerah tetap jalin kerja sama yang baik dengan masyarakat supaya menekan penyebaran Covid-19,” ujar Karnavian. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Scroll to Top