Follow our news chanel

Previous
Next

APAP tagih janji Pemkab Nabire bangun pasar Mama-mama Papua

Pasar Nabire Papua
Suasana tempat Mama-mama asli Papua berjualan di Terminal Oyehe, Nabire. – Jubi/Titus Ruban

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Asosiasi Pedagang Asli Papua atau APAP Nabire menagih janji Pemerintah Kabupaten Nabire untuk membangun pasar bagi Mama-mama Papua untuk berjualan berbagai hasil bumi. APAP Nabire berharap Pemerintah Kabupaten Nabire mau membuka diri dan mendiskusikan rencana pembangun pasar khusus bagi Mama-mama Papua itu.

Juru bicara APAP Nabire, Mikael Kudiai menyatakan Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Perdagangan sudah berjanji akan membangun pasar khusus untuk Mama-mama Papua. “Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Bupati dan Dinas Perdagangan pernah janji untuk bangun pasar bagi mama-mama, melalui dana Otsus,” ujar Kudiai kepada Jubi di Nabire, Sabtu (12/9/2020).

Menurutnya, pasar bagi para mama Papua itu dijanjikan untuk dibangun pada 2019, dengan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Pasar itu digagas sebagai pusat pembinaan dan peningkatan kemampuan usaha para Mama-mama Papua.

Kudiai menyebut, para Mama-mama Papua yang berdagang berbagai hasil bumi di Nabire juga pernah menerima kabar bahwa Pemerintah Kabupaten Nabire telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pasar khusus itu. Kini Kudiai mengaku pesimis pasar itu akan dibangun pada 2020, mengingat semua pemangku kepentingan disibukkan dengan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Nabire.

Baca juga: Abaikan protokol kesehatan, korona tembus 100 di Nabire

“Pernah ada informasi [anggaran untuk pasar] itu [sudah tersedia], bahkan diberitakan di media. Akan tetapi, itu sebatas informasi yang berkembang. Kami juga rasa bahwa sulit, karena tahun ini Nabire ikut [menyelenggarakan] Pilkada,” tutur Kudiai.

Kudiai berharap Pemerintah Kabupaten Nabire mau membuka diri untuk mendiskusikan lagi rencana pembangunan pasar khusus Mama-mama Papua dengan APAP maupun para mama Papua yang berjualan berbagai hasil bumi. Hal itu penting agar Pemerintah Kabupaten Nabire bisa mengetahui keluhan dan keinginan para Mama-mama pedagang asli Papua.

Loading...
;

“Jadi, kalau bisa jangan janji-janji. Mama-mama itu, mereka tahu kalau pemerintah janji. Dan kenapa harus diskusi, karena APAP lebih paham keinginan mama-mama daripada pemerintah,” kata Kudiai.

Salah satu mama Papua yang sehari-hari berjualan di pelataran Terminal Oyehe, Nelly Nawipa mengatakan ia sudah berulang kali menerima janji Pemerintah Kabupaten Nabire untuk membangun pasar khusus bagi para mama Papua untuk berjualan. Hal itu antara lain dijanjikan pada 2019 dan 2017 silam.

“Dorang (mereka) pemerintah suka sekali janji-janji. Kkami sudah kenyang itu janji. Jadi, kalau bisa jangan janji terus. Bangun ya bangun, dan tidak ya tidak,” ujar Mama Nawipa.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top