Follow our news chanel

Previous
Next

Aparat jangan berlebihan mengamankan Natal

ILustrasi beribadah di gereja - pexels.com
Aparat jangan berlebihan mengamankan Natal 1 i Papua
Ilustrasi beribadah di gereja – pexels.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Presiden Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Pendeta Dorman Wandikbo meminta pihak keamanan tidak melakukan pengawalan khusus terhadap peribadatan Natal di gereja. Tindakan itu dikhawatirkan menimbulkan ketidaknyamaan dan memegaruhi konsentrasi warga saat beribadah.

“Gereja itu tempat ibadah, dan Tuhan itu tidak perlu dijaga. Justru kita yang meminta pertolongan dan memohon perlindungan kepada DIA,” kata Wandikbo kepada Jubi, Minggu (8/12/2019).

Wandikbo berharap pihak keamanan tidak melakukan tindakan kontraproduktif sehingga menimbulkan kecemasan warga. Mereka akan merasa tertekan dalam merayakan Natal.

“Mereka (aparat keamanan) sendiri yang menciptakan (memicu) konflik, tetapi mereka sendiri pula yang menjaga (mengatasinya). Hal seperti itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Wandikbo menambahkan pengamanan terhadap gereja sebaiknya diserahkan kepada pihak internal. Gereja bisa memberdayakan organisasi pemuda mereka untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama peribadatan. “Keberadaan aparat bersenjata lengkap justru bisa membuat jemaat enggan datang beribadah.”

Anggota DPR Papua Nioluen Kotouki menegaskan gereja bukan tempat penampungan atau mendidik para pengacau keamanan. Fungsi gereja tidak berbeda dengan rumah ibadah agama lain.

Loading...
;

“Kita harus menjunjung tinggi toleransi beragama. Jadi, jangan memandang gereja sebagai simbol perlawanan terhadap negara,” kata Kotouki. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top