Aparatur kampung di Papua kapasitasnya sangat perlu ditingkatkan

Papua
Ilustrasi layanan publik - IST

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota komisi bidang pemerintahan DPR Papua, Yonas Nusi berpendapat, aparatur pemerintahan kampung di Papua perlu diberi penguatan kapasitas.

Menurutnya, Pemprov Papua dan pemerintah kabupaten/kota perlu memberi penguatan kepada para aparat kampung mengenai  administrasi, pengelolaan keuangan dan pengembangan potensi di kampung.

“Di Papua ini, terutama di wilayah pedalaman kebanyakan kepala kampung dan aparaturnya hanya lulusan SMA. Mereka hanya bermodalkan semangat melayani warga. Makanya, mesti ada penguatan secara berjenjang kepada mereka,” kata Yonaa Nusi kepada Jubi, Senin (12/7/2021).

Katanya, sukses tidaknya pembangunan di kampung, ada pada aparatur kampung.

Dalam penggunaan anggaran di kampung, aparatur kampung perlu mendapat penguatan yang memadai. Begitu juga dalam administrasi pemerintahan kampung.

“Aparatur kampung mesti dibekali pengetahuan yang memadai bagaimana mengelola keuangan kampung, agar tepat sasaran, dan memberi pelayanan maksimal kepada warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila kepala kampung dan aparaturnya tidak dapat memanajemen keuangan kampung secara baik, tak akan ada pembangunan di sana.

Loading...
;

Bahkan bukan tidak mungkin, penggunaan anggaran kampung yang tidak diimbangi dengan administrasi atau laporan pertanggungjawaban memadai, berpotesi menjerat kepala kampung atau aparaturnya, ke ranah hukum.

Sementara itu, Direktur Lembaga Gerakan Pembaharuan (Gaharu) Papua Mandiri, Saneraro Wamaer mengatakan, pemerintah kampung menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat sehingga memberikan sumbangsih besar pada stabilitas nasional.

“Karena itu, kampung memiliki peran penting dalam pembangunan nasional,” kata Sunerno beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia pada aparatur kampung mesti diperkuat melalui berbagai program pengembangan kapasitas. Dengan demikian, pemerintah kampung mampu merencanakan dan melaksanakan program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

“Mereka harus didorong untuk mengelola anggaran yang tepat sehingga terwujudnya percepatan pembangunan,” ucapnya.

Katanya, pengembangan kapasitas aparatur kampung dapat dilakukan melalui pelatihan dan pembinaan. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top