HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Aplikasi ini untuk antisipasi kekerasan ibu dan anak di kampung

Foto ilustrasi aplikasi layanan ojek daring Gojek. - Unsplash.com/Fikri Rasyid
Aplikasi ini untuk antisipasi kekerasan ibu dan anak di kampung 1 i Papua
Foto ilustrasi aplikasi layanan ojek daring Gojek. – Unsplash.com/Fikri Rasyid

 

Dapat dioperasikan melalui telepon pintar yang terhubung langsung ke Dinas Sosial PPPA

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Aplikasi ini untuk antisipasi kekerasan ibu dan anak di kampung 2 i Papua

Batusangkar, Jubi – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat meluncurkan aplikasi Elektronik Perlindungan Ibu dan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat yang disingkat e-Pelita Mas. Aplikasi itu  untuk mengantisipasi kekerasan terhadap ibu dan anak di daerah setempat.

“Aplikasi ini sudah kami lakukan uji coba, diharapkan segera terealisasi di tengah masyarakat,” kata Kepala Dinas Sosial dan Perlindungan Anak Tanah Datar, Yuhardi, Jumat, (21/6/2019).

Berita terkait : Kabupaten Bangka siapkan aplikasi pengaduan KDRT

Dorong ekonomi digital, Bekraf latih 18 IRT di Kota Jayapura

Loading...
;

Pengarus utamaan gender di Papua belum maksimal

Menurut Yuhardi aplikasi itu dapat dioperasikan melalui telepon pintar yang terhubung langsung ke Dinas Sosial PPPA Tanah Datar sebagai pembina utama. Sistem kerja diberikan satu orang admin di setiap nagari atau kampung di seluruh Kabupaten Tanah Datar untuk mewadahi pelaporan kekerasan terhadap ibu dan anak dengan cepat.

“Dengan telah diujicobakan aplikasi e-Pelita Mas tersebut, Tanah Datar yang telah dinobatkan sebagai kabupaten layak anak bisa meningkatkan kualitasnya dari kategori madya ke nindya,” kata Yuhardi menjelaskan.

Meski diakui baru tahap uji coba, namun Yuhardi memastikan akan membawa harapan baru di dunia perlindungan anak.  Untuk itu ia menegaskan perlu kerja sama semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat.

Baca juga : Batan luncurkan aplikasi layanan pengelolaan limbah radioaktif

Rumah sakit ini gunakan layanan aplikasi android

2019, Jayawijaya gunakan aplikasi sistem informasi administrasi surat

Bupati Tanah Datar Irdinansyah, Tarmizi, mengatakan anak merupakan aset masa depan yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Ia merasa prihatin masih banyak kekerasan terhadap ibu dan anak yang memberikan trauma bagi mereka.

“Kekerasan terhadap anak terjadi disebabkan berbagai faktor, seperti kurang pengawasan dari orang tua, keluarga terdekat, lingkungan sekitar, serta pengaruh tontonan televisi dan internet,” kata Tarmizi.

Ia menyebutkan pemerintah daerah bersungguh-sungguh memperhatikan hal tersebut melalui program-program yang terintegrasi di OPD terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB). (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa