Arkeolog presentasikan gigi manusia prasejarah Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Kandidat doktor Max Planck Institute for the Science of Human History Jerman, Marlin Tolla, mempresentasikan penelitiannya tentang gigi manusia prasejarah dari situs-situs arkeologi Papua.

Hal itu dilakukan Tolla saat kuliah Pengantar Arkeologi yang diikuti sekitar 183 mahasiswa jurusan Antropologi di aula Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih (Uncen), Senin, 22 Oktober 2018.

Pasalnya, studi gigi manusia untuk menjawab permasalahan dalam arkeologi, terutama menyangkut gizi dan penyakit yang dialami oleh manusia prasejarah.

Karies and plak yang terdapat pada gigi manusia yang ditemukan dalam situs arkeologi adalah salah satu data, yang memberikan informasi penting berkaitan dengan kebiasaan, diet, dan kesehatan manusia prasejarah yang hidup di masa lampau.

“Ini khususnya terjadi situs arkeologi yang berada di lingkungan tropis, dimana studi tentang arkeobotanikal dan arkeozoological yang secara tradisional hanya menyediakan gambaran parsial mengenai subsistensi makanan sebagai akibat dari taponomi,” demikian Marlin Tolla dalam makalahnya.

Dia mencontohkan, situs-situs arkeologi yang berada di kawasan pantai utara Papua. Ditemukan berasosiasi dengan tulang terestrial mamalia dan arboreal (organisme yang hidup pada pohon seperti parasit), serta kerang laut dan danau.

Loading...
;

Namun, data-data etnografi dari wilayah yang sama menunjukkan, tanaman kaya pati seperti sagu membentuk bagian penting dari diet atau makanan pada masyarakat Papua masa kini, terutama di daerah pesisir pantai.

Dalam makalahnya, gigi manusia yang didapatkan dalam situs arkeologi dipelajari dan dianalisis, terutama mengenai pembentukan karies, plak, dan pola keausan di seluruh permukaan gigi, interproksimal, buccal, lingual dan occlusal, serta di daerah antara perbatasan mahkota gigi dan akar, yang dikenal dengan cementoenamel junction, untuk mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya tanaman berpati dalam makanan manusia prasejarah.

Tingginya prevalensi rongga dan pembentukan plak di seluruh individu yang dianalisis, menunjukkan bahwa tanaman memainkan peranan sebagian kecil dalam subsistensi makanan pada manusia prasejarah pada masa lalu.

Didapatkannya sisa tulang binatang dan kerang laut, serta kerang air tawar yang ditemukan dalam situs-situs arkeologi menunjukkan, bahwa populasi prasejarah di daerah dataran rendah menggunakan berbagai basis sumber daya di sekeliling mereka dalam pemenuhan bahan makanan.

Ini menantang asumsi tradisional yang menyangkut spesialisasi makanan dan menyoroti pentingnya dan potensi masa depan, studi mengenai gigi manusia prasejarah dalam menjawab permasalahan dalam arkeologi terutama menyangkut gizi serta penyakit yang dialami oleh manusia prasejarah.

Dosen Pengantar Arkeologi FISIP Uncen, Hari Suroto, mengharapkan agar para mahasiswa termotivasi dengan materi kuliah dari kandidat doktor Jerman tersebut.

Menurut dia para mahasiswa juga diharapkan agar dapat melanjutkan studinya di luar Tanah Papua.

“Saya berharap agar mahasiswa melanjutkan pascasarjana di luar Papua selepas lulus dari Uncen,” ujar peneliti dari Balai Akeologi Papua itu ketika ditemui Jubi.

Ketua Angkatan 2018 Antropologi, Obanus Wakerkwa, mengatakan mempelajari kehidupan manusia prasejarah di Papua sangat menarik.

“Dengan perkuliahan ini, wawasan saya tentang kehidupan manusia prasejarah jadi bertambah,” kata Wakerkwa.

Ia melanjutkan, melalui kuliah ini mahasiswa dapat mempelajari banyak hal tentang makanan yang dikonsumsi manusia prasejarah. Dari gigi dapat diketahui penyakit-penyakit yang pernah diderita manusia prasejarah tersebut.

“Sehingga kita yang hidup di zaman modern ini harus hidup sehat dengan rajin sikat gigi dan makan minum yang sehat,” ujar Obanus Wakerkwa. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top