Follow our news chanel

AS cabut Larangan impor sarung tangan medis dari Malaysia

Ilustrasi,pixabay.com
AS cabut Larangan impor sarung tangan medis dari Malaysia 1 i Papua
Ilustrasi,pixabay.com

Malaysia yang sebelumnya dituduh menggunakan tenaga kerja paksa, di tengah lonjakan permintaan alat pelindung diri untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kuala Lumpur, Jubi – Amerika Serikat telah mencabut larangan pengiriman produk sarung tangan medis dari produsen asal Malaysia yang sebelumnya dituduh menggunakan tenaga kerja paksa, di tengah lonjakan permintaan alat pelindung diri untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Bea Cukai AS dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa (24/3/2020), menyebut bahwa kiriman sarung tangan medis sekali pakai yang diproduksi oleh WRP Asia Pacific kembali dapat diterima di semua pelabuhan impor AS setelah 16 Maret 2020.

Pelarangan terhadap produk WRP yang diberlakukan pada September dicabut berdasarkan informasi terkini yang diperoleh CBP bahwa perusahaan tersebut tidak lagi menggunakan tenaga kerja paksa untuk membuat produknya.

“Kami merasa senang karena upaya ini dapat mengurangi risiko dalam rantai pasokan yang penting serta memunculkan situasi kerja yang lebih baik dan juga perdagangan sesuai regulasi,” kata petinggi kantor perdagangan CBP, Brenda Smith.

Malaysia adalah negara produsen sarung tangan medis terbesar di dunia. WRP sendiri mempunyai kapasitas produksi lebih dari 11 miliar produk per tahun. Sementara itu, AS menjadi negara konsumen sarung tangan medis untuk perorangan yang terbesar di dunia. (*)

Loading...
;

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top