AS : Kemampuan finansial Singapura bisa menekan Myanmar

Diplomasi Papua
Ilustrasi diplomasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Penasihat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Derek Chollet menyebutkan Singapura memiliki kemampuan finansial yang signifikan untuk menekan penguasa militer Myanmar agar kembali ke jalan demokrasi. Pendapat itu disampaikan pada pada Kamis, (21/10/2021) membahas krisis Myanmar menghadapi krisis kemanusiaan dan ekonomi yang memburuk.

Chollet mengatakan kemitraan dengan negara-negara di kawasan itu sangat penting untuk menekan Myanmar saat negara yang dipimpin junta militer itu terancam menjadi “negara gagal di jantung Asia”.

Baca juga : ASEAN didesak agar lebih keras hadapi junta militer Myanmar
Giliran Jepang ancam bekukan seluruh bantuan ke Myanmar tekan junta militer
Kudeta militer produsen baja korsel pertimbangkan akhiri kerja sama dengan Myanmar

Ia mengacu langkah-langkah AS untuk memberikan sanksi kepada individu dan entitas yang terkait dengan penguasa militer Myanmar yang merebut kekuasaan dalam kudeta 1 Februari. “Singapura memiliki peran yang sangat penting untuk dimainkan dan kami melakukan diskusi yang sangat baik dengan mitra kami di sana tentang bagaimana peran itu dimainkan,” kata Chollet.

Ia mengatakan AS siap bekerja sama untuk menggunakan kekuatan apa pun yang dimiliki untuk mengembalikan Burma ke jalurnya menuju demokrasi.

Chollet berbicara sehubungan dengan perjalanan tiga hari ke wilayah di mana dia bertemu dengan para menteri luar negeri Thailand, Singapura dan Indonesia.

Loading...
;

Pada Rabu, sebelumnya ia mencuit tentang pertemuan dengan Otoritas Moneter Singapura dan membahas “cara membatasi akses rezim militer Burma ke aset keuangan luar negeri”.

Kementerian luar negeri Singapura tidak segera memberikan komentar. Negara kota yang kaya itu telah menjadi sumber investasi asing terbesar Myanmar dalam beberapa tahun terakhir, dan kelompok-kelompok advokasi telah mendesaknya untuk memutuskan hubungan ekonomi semacam itu untuk menekan junta. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top