Follow our news chanel

Previous
Next

AS sebut penyebab kecelakaan pesawat Ukraina di Iran kemungkinan ditembak

Papua
Ilustrasi, pixabay.com
AS sebut penyebab kecelakaan pesawat Ukraina di Iran kemungkinan ditembak 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Tercatat pesawat jatuh pada hari yang sama ketika Iran melancarkan serangan peluru kendali balistik ke arah pasukan AS di Irak.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Washington, Jubi – Sejumlah pejabat Amerika Serikat,  menyebut pesawat Ukraina, yang jatuh di Iran hingga menewaskan 176 orang di dalamnya, kemungkinan besar tertembak oleh pertahanan udara Iran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump, juga menyatakan tidak percaya bahwa kecelakaan itu disebabkan masalah mekanis.

Dengan mengutip kajian mendalam dari data satelit, satu pejabat AS mengatakan pemerintah telah menyimpulkan secara meyakinkan bahwa rudal-rudal antipesawat telah menyebabkan pesawat itu jatuh.

Tercatat pesawat jatuh pada hari yang sama ketika Iran melancarkan serangan peluru kendali balistik ke arah pasukan AS di Irak.

Berita terkait: Ratusan orang tewas akibat pesawat Boeing 737 Ukraina jatuh di Iran

Kanada ingin terlibat penyelidikan kecelakaan pesawat di Iran

Loading...
;

Belanda siap adili penembak pesawat Malaysia

Pejabat AS mengatakan pesawat milik Ukraine International Airlines itu sebelumnya terdeteksi pada radar Iran. Salah satu pejabat AS menyebutkan adanya data yang menunjukkan bahwa jet Boeing 737-800 itu sedang terbang di udara selama dua menit setelah lepas landas dari Teheran ketika penunjuk suhu panas dari rudal darat-ke-udara terdeteksi.

“Tanda-tanda itu tak lama kemudian diikuti dengan ledakan di sekitar pesawat,” kata pejabat tersebut.

Pesawat tersebut sedang terbang menuju Kiev dan membawa para penumpang, yang sebagian besar di antaranya adalah warga negara Iran dan Iran-Kanada. Kecelakaan terjadi pada Rabu (8/1/2020) dini hari, beberapa jam setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap pasukan pimpinan AS di Irak sehingga berbagai kalangan menduga bahwa pesawat itu kemungkinan terkena rudal.

Kepala badan penerbangan sipil Iran membantah laporan tersebut dengan mengatakannya sebagai gunjingan yang tidak logis.

“Secara ilmiah, tidak mungkin rudal menghantam pesawat Ukraina itu, rumor seperti itu tidak logis,” kata  Kepala Badan Penerbangan Sipil, Ali Abedzadeh. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top