Atlet sepatu roda Papua “buka rahasia” tingkatkan performa jelang PON XX

Papua
Altet sepatu roda Papua sedang berlatih - Jubi/Sudjarwo Husain.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Atlet sepatu roda Papua sangat serius menatap perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. Mereka bahkan punya kiat khusus yang diterapkan jelang pertandingan perdana yang hanya tinggal menyisakan beberapa hari saja.

Seperti diungkapkan satu di antara atlet sepatu roda andalan tim Papua, Muhammad Bagus Laksmendra atau yang akrab disapa Indra, demi menjaga performa tetap maksimal agar bisa mendapatkan prestasi di PON XX, ia dan rekan-rekannya tidur lebih cepat dan wajib mematikan telepon seluler mulai jam sembilan malam.

“Kalau untuk menjaga performa agar tetap maksimal, jam tidur kita diwajibkan lebih cepat dan tidak larut malam, HP juga sudah dipadam sejak jam 9 malam, tidak jajan di luar hingga selesai PON nantinya. Dan kita harus menjaga itu semua sampai dengan PON selesai,” kata Indra kepada awak media Jubi, Kamis (23/9/21).

Indra sudah bergabung dengan tim sepatu roda Papua sejak tahun 2018. Dia ditempa bersama rekan-rekannya selama hampir tiga tahun di Bekasi jelang keikutsertaan di PON XX.

Peraih medali perak PON XIX Jawa Barat tahun 2016 bersama tim Jawa Tengah itu tertantang untuk memberikan prestasi terbaik bagi kontingen Papua di cabor sepatu roda.

“Jadi tantangan baru buat saya bisa bermain untuk Papua. Saya akan berjuang habis-habisan sampai titik darah penghabisan karena ini kita membela Papua, dan Pak Gubernur juga bilang akan memberikan bonus besar, tentu kita tak mau menyia-nyiakan itu. Saya akan turun di 5 nomor dan yang paling banyak dalam tim,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Wakil Ketua Umum II Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PORSEROSI) Papua, Hengky Mandag. 

Loading...
;

Ia membeberkan, seluruh atletnya wajib mematikan dan mengumpulkan telepon seluler mulai jam 9 malam agar tak tidur larut malam.

Katanya, para atlet sepatu roda Papua sudah diajarkan tentang kedisiplinan sedari dulu, karena sebagian besar atlet sepatu roda sudah dikumpulkan sejak kecil.

“Kiat yang dilakukan oleh Porserosi Papua untuk performa atlet agar tetap maksimal di PON XX itu contohnya seperti setiap malam HP sudah dikumpulkan sejak jam 9 malam dan beberapa hal lainnya. Waktu mereka kita kumpulkan sejak kecil mereka sudah diajarkan tentang disiplin,” pungkasnya.

Tim sepatu roda Papua akan memulai pertandingan di ajang PON XX pada 27 September di Klemen Tinal Roller Sport Stadium, Bumi Perkemahan (Buper) Waena, Kota Jayapura. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top