Follow our news chanel

Previous
Next

Awasi pilkada, KPID Papua akan bentuk gugus penyiaran

Papua-pilkada-2020
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 - Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Untuk mengawasi pelaksanaan Pilkada 2020 yang akan dihelat Desember mendatang, Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Provinsi Papua bersama KPU dan Bawaslu akan membentuk gugus tugas penyiaran (KIP).

“KPI Pusat sudah (menandatangani) MoU bersama KPU dan Bawaslu Pusat. Kami ingin di daerah juga bisa terlaksana. Kita terus melakukan komunikasi secara intens, berharap KPU dan Bawaslu Papua mau berkolaborasi,” ujar Wakil Ketua Komisi Penyiaran Daerah Provinsi Papua, Eveerth Z. Joumilena, dalam acara talk show yang disiarkan di salah satu radio di Kota Jayapura, Rabu (7/10/2012).

Joumilena mengatakan saat ini KPID dalam tahapan koordinasi. Nantinya akan mengawasi penyiaran pilkada di 11 kabupaten di Papua.

KPID berharap konten informasi penyiaran kampanye pilkada memberikan pendidikan politik bagi masyarakat untuk berdemokrasi secara jujur, adil, dan sehat.

Kata Eveerth Joumilena, KPID akan melibatkan radio-radio komunitas terutama di daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh lembaga penyiaran saat pilkada. KPID mencatat ada 37 jasa penyiaran televisi, 17 jasa televisi kabel, dan 35 jasa penyiaran radio di Papua.

“Kita akan libatkan radio komunitas di daerah, mereka ini kan punya jangkauan sampai ke pedalaman, seperti radio di Yahukimo, Pegunungan Bintang, dan radio publik Timika,” ujarnya.

Baca juga: Pandemi korona jangan dijadikan alasan tunda Pilkada 2020

Loading...
;

Sebelas kabupaten akan melaksanakan pilkada pada Desember mendatang, yaitu Kabupaten Waropen, Supiori, Merauke, Yalimo, Boven Digoel, Asmat, Mamberamo Raya, Nabire, Keerom, Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Yahukimo.

Dengan adanya MoU, anggota Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Papua, Jefri Simanjuntak, berharap akan menyepakati jenis-jenis mekanisme pengaduan dan juga rekomendasi KPID yang bisa ditindaklanjuti oleh KPU dan Bawaslu.

Jefri berharap dengan adanya MoU, sosialisasi oleh media-media penyiaran segera dilaksanakan untuk menjangkau 11 kabupaten yang akan menggelar pilkada.

“Akan ada pesan-pesan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat sehingga nantinya akan ada call center atau pos pengaduan mengingat keterbatasan kami melakukan pengawasan,” katanya.

Koordinator Pengawasan Isi Siaran KPID Papua, Nahria, mengharapkan peran serta masyarakat mengawasi secara langsung kegiatan penyiaran di daerah pilkada.

“Kita memerlukan aduan dari masyarakat, karena biasanya masalah yang muncul itu kita peroleh dari aduan masyarakat,” ujarnya. (CR-7)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top