Follow our news chanel

Previous
Next

Bakal Paslon Romansa akan sengketakan KPU Manokwari ke Bawaslu

Tim kerja Paslon Romansa, satu-satunya paslon jalur perseorangan dalam Pilkada Manokwari mengadu ke Bawaslu Manokwari pasca penolakan berkas dukungan oleh KPU Manokwari. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).
Bakal Paslon Romansa akan sengketakan KPU Manokwari ke Bawaslu 1 i Papua
Tim kerja Paslon Romansa, satu-satunya paslon jalur perseorangan dalam Pilkada Manokwari mengadu ke Bawaslu Manokwari pasca penolakan berkas dukungan oleh KPU Manokwari. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi –  Tim relawan bakal pasangan calon  bupati dan wakil bupati Manokwari jalur perseorangan, Romansa (Ronald Mambieuw dan Reineke E.Musa) melaporkan KPU Manokwari ke Bawaslu setempat.

Habel Rumbiak, kuasa hukum tim Romansa mengatakan, permohonan sengketa yang disampaikan ke Bawaslu Kabupaten Manokwari sesuai dengan hak-hak konstitusional yang dimiliki oleh kliennya (Paslon Romansa).

“Paslon Romansa merasa dizolimi oleh KPU Manokwari sehingga harus dilawan. Secara substansi, hal-hal yang janggal sudah disertakan dalam dokumen sengketa yang diserahkan ke Bawaslu,” katanya kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

Rumbiak menuturkan, tentu ada alasan yang mendasari permohonan sengketa ke Bawaslu karena selain dizolimi, ada pula hal-hal lain yang dianggap telah dilangkahi oleh KPU Manokwari.

“Permohonan sengketa ini kami ajukan, karena ada hal-hal yang kami nilai telah dilangkahi oleh KPU Manokwari. Sehingga kita minta untuk diluruskan,” tukasnya.

Sementara, Nurlaila Muhammad, divisi hukum, penindakan, pelanggaran dan sengketa Bawaslu Kabupaten Manokwari menyatakan telah menerima pengaduan sengketa dari salah satu Paslon jalur perseorangan.

Loading...
;

Namun pengaduan tersebut belum diregistrasi oleh Bawaslu, karena perlu diperbaiki sehingga tim pemohon diberi waktu 3 (tiga) hari untuk perbaikan pengaduan tersebut.

“Kami sudah terima, namun belum diregistrasi karena masih ada perbaikan-perbaikan. Jadi untuk pemohon diberikan waktu 3 (tiga) hari masa perbaikan sesuai ketentuan UU yaitu sampai hari Jumat (28/2/2020),” katanya.

Sebelumnya, divisi teknis penyelenggara  KPU Manokwari, Aplena Alfonsina L.Rumaikeuw, mengatakan bahwa KPU Manokwari siap menerima penyampaian keberatan oleh paslon jalur perseorangan yang telah ditolak.

“Kami pada prinsipnya menunggu, jika ada proses hukum melalui Bawaslu, kami siap,” katanya.

Sebelumnya, Ronald Mambieuw,  bakal calon Bupati Manokwari jalur perseorangan menyatakan kekecewaanya terhadap kinerja tim verifikasi KPU Manokwari atas sejumlah kejanggalan yang dinilai telah terjadi.

“Selaku bakal calon saya kecewa dengan kinerja KPU Manokwari karena ada kejanggalan yang dilakukan saat proses verifikasi berkas dukungan,” kata Mambieuw.

Dalam aplikasi Silon, syarat dukungan untuk paslon Romansa, adalah 14.490 tetapi di dokumen fisik, KPU menyatakan  hanya 13.815.

Sementara dokumen pendukung (KTP) pada satu kampung di Distrik Warmare tidak dihitung,  sehingga 675 data yang dinyatakan tidak valid, diduga berasal dari kampung tersebut.

Kejanggalan lain, kata Mambieuw, saat timnya menyerahkan syarat dukungan ke KPU, tim verifikasi KPU Manokwari membolehkan penyerahan dokumen sampel (penyerahan secara simbolis).

“Namun, saat tim kerja paslon Romansa mempersiapkan dokumen sisanya untuk diserahkan kembali, tim verifikasi KPU tidak menerima dengan dalil telah melewati batas waktu penyerahan syarat dukungan,” katanya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top