Follow our news chanel

Baleg DPR Papua akan evaluasi setiap usulan raperda

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Papua atau kini disebut Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Ignasius W Mimin mengatakan, siapa pun dapat mengajukan rancangan peraturan daerah (raperda). Namun semua usulan raperda yang masuk akan dievaluasi pihaknya, termasuk yang diusulkan anggota dewan.

Menurutnya, jika memang raperda yang masuk itu sudah memenuhi syarat, tidak menutup kemungkinan didorong dalam agenda Bapemperda.

"Kalau memang dianggap memenuhi silahkan diusulkan. Tapi akan kami lihat kembali. Nanti setelah pemilihan gubernur selesai, barulah kami bahas hal-hal ini," kata Mimin, Senin (11/6/2018). 

Katanya, Bapemperda telah membentuk dua tim dan menunjuk dua orang anggotanya sebagai ketua setiap tim. Tim Pertama yang diketuai Nason Uti, akan mengevaluasi setiap materi atau usulan raperda yang masuk ke Bapemperda dalam raperda tahun berjalan, termasuk terkait kajian akademik raperda yang diusulkan itu. 

Tim kedua yang diketuai, Stefanus Kaisiepo akan menginventarisir semua perda apakah peraturan daerah provinsi (perdasi) atau peraturan daerah khusus (perdasus) yang sudah disahkan, namun pelaksanaannya tidak maksimal. 

Ia mengakui, selama tahapan pilgub Papua pihaknya tidak maksimal bekerja lantaran anggota Bapemperda berasal dari partai politik (parpol), dan mereka mendapat mandat dari partai selama tahapan pilgub kini.

Loading...
;

"Nanti setelah semua agenda politik ini, barulah aktivitas Bapemperda berjalan maksimal. Tapi selama ini, komunikasi sesama anggota DPR Papua yang bertugas di Bapemperda tetap berjalan," ucapnya. 

Legislator Papua dari 14 kursi pengangkatan, John NR Gobai salah satu pihak yang menyerahkan tiga draf raperda yang disusunnya selama ini Baleg DPR Papua, diterima anggota Baleg, Nason Uti, Rabu (6/6/2018).

Gobai mengatakan, tiga draf raperda yang dilengkapi naskah akademik itu, yakni raperda tentang masyarakat adat Papua, raperda tentang pertambangan Rakyat di Papua dan raperda tentang pemberdayaan nelayan masyarakat adat Papua.

"Dalam hearing publik, saya selalu mendengar aspirasi masyarakat asli Papua mengenai berbagai masalah. Karenanya, sebagai anggota DPR Papua dari keterwakilan masyarakat adat, saya berinisiatif membuat draf ini," kata Gobai. 

Sebagai pihak yang mengusulkan, Gobai siap mempresentasikan dan siap jika draf yang ia ajukan itu dikoreksi. (*) 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top