TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Banjir besar masih terjadi di Cina, kali ini ribuan waga Hubei mengungsi

Papua
Ilustrasi Banjir - Pixabay.com.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Shanghai, Jubi – Banjir besar masih terjadi di Cina dengan ribuan waga mengungsi untuk selamatkan diri. Tercatat lima kota di provinsi Hubei, berstatus siaga merah setelah hujan sangat deras memutus aliran listrik dan menghancurkan rumah-rumah.

Musibah bencana alam itu itu menyebabkan hampir 6 ribu warga terpaksa diungsikan. Kementerian Penanggulangan Darurat Cina mengatakan tim penyelamat telah dikerahkan ke daerah-daerah terdampak, termasuk kota Suizhou, Xiangyang dan Xiaogan.

Baca juga : Cina dilanda topan In-fa usai dilanda banjir bandang  

Puluhan warga Cina tewas akibat banjir terjang jalur kereta bawah tanah

Banjir dan longsor di Bangladesh menimpa tempat pengungsian etnis Rohingya

Kota Yicheng mencatat 400 mm curah hujan pada Kamis (12/8/2021) kemarin. media resmi China News Service, menyebut 774 waduk di Hubei telah melampaui batas peringatan banjir.

Cuaca ekstrem di provinsi tengah itu telah merusak lebih dari 3.600 rumah dan 8.110 hektare lahan pertanian dengan total kerugian diperkirakan 108 juta yuan sekitar Rp239,6 miliar.

China secara berkala mengalami banjir dalam bulan-bulan berhujan di musim panas, namun otoritas telah memperingatkan bahwa cuaca ekstrem kali ini akan lebih sering terjadi akibat perubahan iklim.

Sekitar 80 ribu warga diungsikan di provinsi selatan Sichuan akhir pekan lalu dan rekor curah hujan di Henan bulan lalu menyebabkan banjir yang menewaskan lebih dari 300 orang.

Badan Meteorologi China memperingatkan badai petir besar kemungkinan akan berlangsung hingga pekan depan dan daerah di sepanjang sungai Yangtze rawan dilanda banjir. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us