TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Banjir membuat 54 ribu warga Cina dievakuasi, proyek pertambangan ditutup

Papua, Cuaca Buruk
Cuaca buruk, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Beijing, Jubi – Sedikitnya 54 ribu warga dievakuasi akibat banjir melanda wilayah utara dan timur Cina selama masa libur Hari Nasional. Selain itu, sebanyak 60 lokasi pertambangan batu bara, 372 pertambangan nonbatu bara, 14 pabrik kimia berbahaya, 1.035 lokasi proyek konstruksi, dan 166 objek wisata di Provinsi Shanxi di wilayah itu ditutup.

Air meluap di wilayah hilir Sungai Fenhe, Provinsi Shanxi. Peristiwa terburuk dalam 40 tahun terakhir, tulis media Cina, dikutip Antara, Sabtu, (9/10/2021).

Baca juga : Korban tewas banjir di Cina terus bertambah, sebagian masih pencarian

Cina dilanda topan In-fa usai dilanda banjir bandang

Puluhan warga Cina tewas akibat banjir terjang jalur kereta bawah tanah
Lebih dari 100 unit alat berat dan 500 orang dikerahkan untuk membendung tanggul sungai dengan batu sebanyak 5.000 meter kubik, demikian diungkapkan otoritas Shanxi.

Biro meteorologi Provinsi Shanxi memperkirakan banjir akan melanda wilayah timur Cina itu karena hujan deras turun terus-menerus sejak Jumat (8/10) hingga Sabtu. Otoritas setempat telah melakukan berbagai tindakan darurat dalam 24 jam terakhir.

Kementerian Sumber Daya Air Cina telah mengirimkan tujuh satuan tugas khusus ke Shaanxi, Shanxi, Henan, dan Shandong untuk melakukan upaya pengendalian banjir.

Tanah longsor yang menyertai hujan secara terus-menerus sejak Kamis (7/10/2021) telah mengakibatkan satu gedung perkantoran di Provinsi Shaanxi runtuh. Tiga dari empat orang yang tertimbun reruntuhan bangunan tersebut tewas, seperti diberitakan sebelumnya.

Kota Beijing diguyur hujan sejak Sabtu (2/10/2021) hingga Rabu (6/10/2021). Hanya Kamis (7/10) dan Jumat (8/10/2021) kemarin cuaca Beijing cerah, namun pada Sabtu hari ini kembali hujan.

Libur Hari Nasional yang merupakan peringatan berdirinya Republik Rakyat Cina berlangsung pada 1-7 Oktober 2021.  (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending


Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us