Bank Papua Cabang Nabire minta nasabah ganti kartu ATM baru

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Nabire, Jubi – Program Bank Indonesia mengharuskan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di seluruh bank yang ada, agar segera menggantikannya  dengan Gerakan Pembayaran Nasional (GPN).

Untuk itu, Pemimpin Cabang Bank Papua Nabire Andarias Baunik, meminta kepada masyarakat khususnya nasabah Bank Papua, yang saat ini menggunakan kartu ATM lama, agar segera menukarkan di kantor-kantor cabang yang ada.

“Kami minta seluruh nasabah Bank Papua yang belum menukarkan untuk mengunjungi kantor terdekat untuk menukarkan. Baik di kantor cabang pembantu di saat jam kerja atau pada hari Sabtu ada open counter  di depan kantor Bank Papua masing-masing,” ujar Baunik kepada wartawan di Nabire, Selasa (16/10/2018).

Syarat untuk menggantikan ATM menurut Baunik mudah saja., nasabah hanya datang dengan membawa buku tabungan, Kartu Tanda Penduduk dengan ATM lama.

“Proses ini tidak dipungut biaya, gratis agar kartunya digantikan dengan chips,” katanya.

Dikatakannya, kartu ATM lama yang akan digantikan dengan chips tersebut merupakan program nasional Bank Indonesia (BI) dan berlogo GPN.

Loading...
;

Chipsnya berbentuk emas ini akan diakses di semua bank, yang memiliki mesin ATM. Kata Baunik, dengan program baru ini nasabah Bank Papua bisa mengakses di seluruh retail yang ada di tanah air. 

“Namun, walaupun saat ini ATM lama belum ditarik dari peredaran, tapi masih bisa mengakses di mesin ATM namun ke depan sudah tidak digunakan lagi,” katanya.

Lanjutnya, target per hari dari BI adalah semua ATM harus berlogo GPN dan wajib memenuhi presentase yang diinginkan BI.

Jika tidak dipenuhi kata dia, sampai dengan Desember nanti, maka bank tersebut akan dikenakan sanksi.

“Misalnya, Bank Papua ditargetkan 30 persen konsolidasi harus ditukar ATM yang lama ke ATM baru. wajib dilakukan sampai akhir tahun dan harus memenuhi presentase 30 persen, dari ATM yang sudah dikeluarkan atau ATM lama,” jelasnya.

Sementara itu, Funding Officer (FO) Bank Papua cabang Nabire, Bahra Tapid mengatakan GPN berbeda dengan ATM lama yang ada master card dan visa yang digunakan secara internasional.

GPN bersifat donestik dan lebih mempermudah nasabah untuk bertransaksi dalam bentuk belanja gesek yang biaya administrasinya lebih kecil.

Kata Tapid, manfaatnya untuk nasabah adalah selain bisa digunakan untuk mesin ATM semua edisi, juga untuk pengamanan data basenya.

“Dan diwajibkan semua pengguna ATM harus menggukanan kartu berchip,” “tuturnya.

“Sedangkan kekurangannya, kata Tapid, ATM sebelumnya bisa yang untuk visa dan bisa bertransaksi di luar negeri. Untuk GPN tidak bisa dan ini program pemerintah,” terangnya.

Seorang Nasabah, Sri Wahyuni mengatakan lebih gampang menggunakan ATM model baru atau yang berchips. Selain mempermudah untuk berbelanja, tapi datanya aman.

“Saya pikir ini bagus. mungkin tidak bisa lagi bobol ATM jika orang niat jahat sebab data aman. Juga saya sudah bisa belanja mengunakan ATM ini,” katanya.(*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top