HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Bantuan pendidikan mahasiwa Yalimo diminta dipercepat

Foto ilustrasi, beasiswa pendidikan. - pixabay.com
Bantuan pendidikan mahasiwa Yalimo diminta dipercepat 1 i Papua
Ilustrasi beasiswa pendidikan, pixabay.com

Keterlambatan bantuan itu membuat mahasiswa banyak  yang cuti dan gagal wisuda karena tidak ada biaya untuk membayar SPP.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Solidaritas anak Yalimo berharap biaya bantuan pendidikan mahasiswa dari pemerintah daerahnya diminta dipercepat. Mereka menyayangkan keterlambatan penyaluran bantuan dana studi kepada mahasiswa Yalimo Se-Indonesia.

Bantuan pendidikan mahasiwa Yalimo diminta dipercepat 2 i Papua

“Atas keterlambatan tersebut pemerintah daerah Yalimo, Dinas Pendidikan kabupaten Yalimo kami mohon segera merealisasikan dana yang sudah dianggarkan,” kata Ketua Komunitas Anak Yalimo, Samkar Helakombo, ketika ditemui Jubi, Jum’at, (6/12/2019).

Baca juga : Pemda Yalimo salurkan Rp3 M dana studi mahasiswa di kota Jayapura

Mahasiswa Yalimo di Manokwari: Segera cairkan dana studi akhir DPRD Yalimo janji kawal pembangunan asrama putri

Ia  mengatakan Pemda Yalimo harus merealisasikan dana studi mahasiswa, karena sejauh ini pengurus Himpunan Mahasiswa Kabupaten Yalimo (HMKY) sudah mendata semua mahasiswa aktif yang berhak mendapatkan bantuan studi.

Loading...
;

“Dana telah dianggarkan namun terlambat direalisasikan karena dinetralisasikan melalui bank namun lama dan molor tanpa memperdulikan kebutuhan waktu studi seluruh mahasiswa Yalimo se – Indonesia,” kata Helakombo menambahkan.

Menurut dia, bantuan itu selama ini digunakan semestinya oleh seluruh mahasiswa Yalimo se Indonesia untuk menunjang kebutuhan pendidikan waktu dekat agar uang dapat dipergunakan sesuai fungsinya. Namun keterlambatan bantuan itu membuat mahasiswa banyak  yang cuti dan gagal wisuda karena tidak ada biaya untuk membayar SPP.

Linder Haluk mewakili senior sekaligus tokoh pemuda Yalimo, berharap pemerintah secepatnya merealisasikan bantuan studi guna menunjang kebutuhan kampus terutama mahasiswa studi akhir.

“Bila perlu dalam proses penyaluran Pemda harus mencari tempat yang strategis agar proses penyaluran dapat berjalan cepat dan lancar,” kata Haluk.

Pemerintah diharapkan cepat merespon keluhan mahasiswanya karena sebagian besar dari mereka, pendapatan ekonomi orang tua masih minim dan bergantung pada Pemda melalui dana bantuan studi. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top