HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Banyak perkawinan tidak berakte nikah di Nabire

Rapat persiapan nikah massal di Nabire, Selasa (17/12/2019) - Jubi/Titus Ruban.
Banyak perkawinan tidak berakte nikah di Nabire 1 i Papua
Rapat persiapan nikah massal di Nabire, Selasa (17/12/2019) – Jubi/Titus Ruban.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Pemerintah Kabupaten Nabire bakal menggelar pernikahan massal pada Minggu ini. Mereka menargetkan menikahkan sebanyak 500 pasangan suami-istri.

“Kegiatan ini sebenarnya pada awal tahun. Karena dananya tersedia pada akhir tahun, baru bisa dilaksanakan sekarang,” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Nabire, Yermias Mote.

Banyak perkawinan tidak berakte nikah di Nabire 2 i Papua

Nikah massal digelar dalam dua gelombang utama. Penyelenggaraan pertama dikhususkan bagi warga Distrik Nabire. Baru kemudian disusul distrik lain setelah Januari tahun depan.

Peserta nikah massal tidak dipunggut biaya sepeser pun. Mereka hanya diminta melengkapi persyaratan administrasi, di antaranya berupa kartu identitas kependudukan dan kartu keluarga saat mendaftar. Selain itu, surat nikah dari gereja serta kartu identitas kependudukan para saksi pernikahan.

“Pernikahannya gratis (karena biaya) ditanggung pemerintah. Pasangan (peserta nikah massal) hanya datang dengan membawa persyaratan (administrasi) dan mengisi formulir,” jelas Mote, seusai memimpin rapat persiapan pernikahan massal.

Dia mengungkapkan masih banyak keluarga belum memiliki akte nikah di Nabire. Berdasarkan data mereka, terdapat lebih 3.000 anak yang memiliki akte kelahiran, tetapi orang tuanya tidak memiliki akte nikah.

Loading...
;

“Ada kebijakan melalui (penerbitan) surat pertanggungjawaban mutlak (SPM). Walaupun orang tua belum memiliki akte nikah, anak mereka tetap bisa memiliki akte kelahiran. Berdasarkan peraturan lama, sebenarnya tidak bisa dikeluarkan (diterbitkan akte kelahiran anak),” kata Mote.

Disdukcapil bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nabire dalam menggelar pernikahan massal. Mereka juga melibatkan para pemuka agama untuk menggerakkan warga mencatatkan pernikahan di Disdukcapil Nabire.

“Pernikahan massal juga menjadi bagian dari perlindungan terhadap perempuan dan anak. Program ini akan dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang,” kata Sekretaris Dinas PPPA Nabire Tajuwit. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top