Follow our news chanel

Previous
Next

Barrick abaikan tawaran negosiasi Kumul

Papua
Pertambangan emas Porger - Wikimedia Commons/Richard Farbellini.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi – Perusahaan Barrick Niugini Limited masih diberi hak mengelola tambang emas Porgera meskipun Pemerinta Papua Nugini telah memberikan izin usaha pertambangan khusus tersebut kepada Kumul Minerals Holdings, perusahaan negara setempat. Pihak Kumul Mineral pun bersedia bernegosiasi dengan Barrick

“Kami ingin membahasnya di meja perundingan, tetapi hingga saat ini belum ada tanggapan dari Barrick, setidaknya secara publik (pernyataan terbuka). Mereka kelihatannya lebih tertarik untuk melawan pemerintah pusat di pengadilan,” Penjabat Direktur Pelaksana Kumul Minerals Peter Graham, pekan lalu.

Dia mengaku telah menyurati Presiden dan Pemimpin Perusahaan Barrick untuk berunding dan bernegosiasi, tetapi tidak kunjung ditanggapi. Namun, apa pun hasil kesepakatannya nanti, negoisasi tersebut harus meningkatkan keuntungan bagi pemilik lahan setempat.

“Barrick telah berkata kepada pers bahwa mereka bersedia bernegosiasi, tetapi hingga saat ini belum terjadi. Jalan paling sederhana dan jujur ialah  melanjutkan diskusi tersebut,” kata Graham kepada Pacific Beat.

Dia melanjutkan Barrick merupakan pemilik aset di lokasi pertambangan di Porgera sehingga harus ada kesepakatan dengan mereka mengenai masa depan aset-aset tersebut. “Sebagian besar tenaga kerja telah diberhentikan. Jadi siapa pun dapat kembali mempekerjakan para tenaga kerja, tetapi masalah utamanya ialah kepemilikan aset.”

Graham menyebut isu keadilan bagi pemilik lahan juga menjadi pembahasan utama saat negoisiasi mereka dengan pihak Barrick. “Perdana Menteri ingin kesepakatannya seperti dengan perusahaan tambang Ok Tedi, yakni 33% (saham) bagi pemilik lahan sehingga mereka menjadi pemegang saham cukup berpengaruh.”

Perdana Menteri James Marape juga puas karena masih ada kesempatan terbuka bagi perusahaan tambang milik Kanada tersebut. Dalam pidatonya di hadapan parlemen, Marape menyatakan prioritasnya saat ini ialah memastikan pemilik tanah adat menerima royalti lebih besar ketika tambang emas Porgera dioperasikan kembali. (Pacific Beat)

Loading...
;

 

Editor: Aries Munandar

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top