Batik Tradisional Andalan Hadapi MEA

Yogyakarta, Jubi/Antara – Balai Besar Kerajinan dan Batik menilai industri kerajinan batik bermotif tradisional dengan pewarna alam mampu menjadi salah satu produk unggulan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN.

“Batik motif tradisional dengan pewarna alam memiliki daya saing lebih tinggi dibanding dengan pewarna sintetis, apalagi batik printing,” kata Kepala Seksi Konsultasi Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB), Bachtiar Totosantoso, di Yogyakarta, Rabu (16/9/2015).

Menurutnya, batik tradisional dengan pewarna alam memiliki potensi pasar lebih besar di kancah internasional, karena keunggulan budayanya yang tinggi, sekaligus ramah lingkungan.

Selain itu, ia mengatakan batik dengan pewarna alam juga lebih diminati konsumen mancanegara karena memiliki corak warna yang lebih halus.

“Untuk peminat di dalam negeri mungkin jarang karena harganya lebih mahal, tapi di pasar internasional seperti Eropa peminatnya justru lebih besar,” katanya.

Dengan industri kerajinan batik tersebut, selain mampu mendorong daya saing produk lokal, para perajin ikut berkontribusi merawat budaya sekaligus menjaga kelestarian alam.

“Sayangnya belum banyak yang berani fokus memproduksi batik dengan menggunakan pewarna alam karena prosesnya dinilai lebih rumit dan mahal,” katanya.

Loading...
;

Kepala Bidang Industri, Logam, Sandang, dan Aneka Disperindagkop DIY, Polin Napitupulu, optimistis industri batik di daerah setempat telah memiliki kesiapan memadai untuk bersaing dengan produk luar negeri saat MEA diberlakukan akhir 2015.

“Kesiapan itu mengandalkan keunggulan sentuhan serta corak batik Yogyakarta yang tidak dimiliki negara lain,” katanya.

Kesiapan itu tercermin dari nilai ekspor batik di DIY yang rata-rata mengalami peningkatan 5-10 persen setiap tahun. Sehingga, sektor industri itu hingga saat ini menjadi andalan utama dalam peningkatan daya saing IKM di DIY. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top