Follow our news chanel

Previous
Next

Bayi berusia 17 bulan jadi korban penembakan di Texas

papua
Ilustrasi pixabay.com
Bayi berusia 17 bulan jadi korban penembakan di Texas 1 i Papua
Ilustrasi pixabay.com

Bayi itu mengalami luka serius di bagian mulut, bibir dan lidahnya, namun masih “lincah”.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Washington, Jubi – Bayi perempuan berusia 17 bulan, menjadi korban tertembak saat penembakan massal di Texas Barat. Bayi itu mengalami luka serius di bagian mulut, bibir dan lidahnya, namun masih “lincah”.

Sang sang ibu berbicara kepada Gubernur Texas Greg Abbott, Minggu (1/9/2019) menyatakan anaknya bernama Anderson Davis itu merupakan satu dari 22 korban terluka akibat penembakan pada Sabtu (31/8/2019), yang menewaskan tujuh orang, termasuk si pelaku.

Berita terkait : Lima orang tewas dalam penembakan di Texas barat

Saat konferensi pers Gubernur Abbott mengatakan ia menerima pesan dari ibu batita tersebut, yang menyebutkan bahwa putrinya dalam keadaan baik meski ia terluka dan bahwa lukanya dapat ditangani

“Ini semua adalah mimpi terburuk kami, tetapi puji Tuhan ia masih hidup dan relatif baik,” kata Abbott merujuk pesan ibunya.

Loading...
;

Ia mengatakan BBalita itu memang lucu, walaupun tertembak masih saja ingin berlari-lari dan bermain. “Kami bersyukur untuk itu,” kata Abbott  menambahkan.

Ibu korban, yang namanya tak disebutkan, mengatakan kepada Abbott bahwa gadis kecil itu akan menjalani operasi pada Senin untuk menyembuhkan bibir dan mulutnya, sekaligus membersihkan pecahan peluru dari dadanya.

Aksi penggalangan dana di sebuah situs, untuk menutupi biaya pengobatan, telah mengumpulkan 140.705 dolar AS sekitar Rp1,9 miliar hingga Minggu malam. Dalam situs disebutkan menyebutkan Anderson terkena peluru selama penembakan.

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top