Follow our news chanel

Previous
Next

Beda pilihan, warga ini tak dapat layanan air

Ilustrasi sabotrase, pixabay.com
Beda pilihan, warga ini tak dapat layanan air 1 i Papua
Ilustrasi sabotase, pixabay.com

Tercatat 15 keluarga warga tersebut tinggal pada RT-002, 003 dan 006 RW-01, kampung Ganemo, kelurahan Kudamati.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Ambon, Jubi – Sebanyak 15 keluarga di kampung Ganemo, kelurahan Kudamati, kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, mengeluh tidak bisa mengonsumsi air bersih milik perusahaan daerah air minum (PDAM) setempat. Diduga mereka tak mendapat layanan air bersih karena terkait beda pilihan Calon Legislatis.

“Setelah pencoblosan dan penghitungan suara Pemilu pada Rabu(17/4/2019) sore, kami sudah tidak dapat menikmati air minum yang disalurkan melalui pipa-pipa PDAM,” kata Max Laritmas, warga kampung Ganemo, Rabu, (24/4/2019).

Baca juga : Sistem noken tinggal kenangan

Pemilih khusus akan difasilitasi tempat pencoblosan

Perlu ada proteksi caleg OAP di semua dapil

Loading...
;

Tercatat 15 keluarga warga tersebut tinggal pada RT-002, 003 dan 006 RW-01, kampung Ganemo, kelurahan Kudamati. Max menyebutkan distribusi air milik PDAM untuk warga di kelurahan tersebut ditangani seorang pengelola bernama Denny Erubun, dengan jadwal tiga kali seminggu dengan durasi dua jam.

Denny sering mendatangi rumah warga dengan alasan pendataan terhadap pengguna air bersih yang dikelolanya. Namun disela kerja layanan itu Denny memanfaatkan kesempatan memaksa warga memilih Caleg DPR Kota Ambon dari Partai Nasdem, nomor urut 1, Johny Mainake.

“Denny tim sukses Caleg juga mengintimidasi bahwa warga yang tidak memilih Caleg tersebut tidak akan memperoleh air bersih yang dikelolanya,” kata Max menjelaskan.

Baca juga : Parpol diminta beri ruang untuk caleg OAP

Polisi nilai parpol lebih memilih uang

Denny juga dinilai memanfaatkan kapasitasnya sebagai ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 02, kelurahan Kudamati, untuk terus mengintimidasi dan menekan warga setempat memilih Caleg tersebut.

Namun setelah mendapati informasi bahwa perolehan suara caleg tersebut tidak signifikan pada TPS di tiga RT tersebut, Denny kemudian merealisasikan ancamannya dengan tidak mengalirkan air bersih melalui pipa-pipa yang terpasang kepada 15 keluarga warga di kelurahan tersebut.

Warga lainnya, Leo Tutkey mengakui ancaman dari Denny Erubun, hal itu dibuktikan dengan mandegnya aliran air sejak 17 April 2019.

“Denny sebelumnya mengancam jika tak memilih calon dewan pilihnaya akan dihapus dari daftar pelangan,” kata Leo.

Ancaman tersebut disampaikan saat Leo sedang bertugas sebagai petugas Linmas di TPS 02 bersama-sama Denny sebagai Ketua KPPS pada Rabu(17/4) sore.

Warga menyesalkan tindakan sabotase yang dilakukan Denny itu. Apa lagi sebagai warga negara mereka berhak dan bebas menyalurkan hak politik. “Jadi tidak boleh ada intimidasi dan paksaan, apalagi sampai mengibiri hak kami untuk memperoleh air,”  katanya.

Max dan sejumlah warga yang merasa diperlakukan tidak adil telah melaporkan masalah tersebut ke Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease serta Bawaslu Kota Ambon.

Dirinya juga diarahkan oleh Polres untuk membuat surat pengaduan yang ditanda tangani oleh seluruh warga yang mengalami masalah dan merasakan dampaknya, kemudian disampaikan ke Polres dan Bawaslu sebagai bukti laporan.

“Surat laporannya sudah dibuat dan dalam pekan ini akan disampaikan kepada Bawaslu dan Polres Pulau Ambon untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Max Laritmas.

Dia berharap masalah ini dapat diproses sesuai ketentuan hukum sehingga memberikan efek jera kepada oknum tidak bertangung jawab yang telah bertindak menyalahi kewenangannya. Max juga meminta Pemkot Ambon untuk memberikan penjelasan menyangkut status air bersih milik PDAM yang dikelola oleh Denny Erubun bersama koleganya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top