HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Belasan distrik di Yahukimo dilatih inovasi pengembangan SDM

Pemateri Juri Onim memberikan contoh mengetahui kondisi gizi anak di kampung, kepada distrik Pasema – Jubi/ Piter Lokon.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Dekai, Jubi – Belasan desa dari 17 distrik di Kabupaten Yahukimo mengikuti Pelatihan Inovasi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di aula gereja Evan Hestia, Kota Dekai, Yahukimo Papua, Selasa (26/11/2019).

Koordinator Tenaga Ahli (TA) Kabupaten Yahukimo, Dickson Manulang mengatakan, pelatihan yang diselenggarakan oleh Program Inovasi Desa (PID) itu bertujuan mencari solusi serta mengatasi masalah kurang gizi serta meningkatkan peran kader kesehatan, kepala kampung di kampung masing-masing untuk peningkatan SDM.

“Pelatihan kali ini bukan saja berakhir di tempat ini, tetapi agar melalui pelatihan ini bisa mengatasi gizi anak-anak kabupaten Yahukimo, anak-anak Papua dan menjadi anak-anak Indonesia lahir dan bertumbuh dengan baik dan luar biasa. Maka mulai sekarang kita perhatikan anak-anak kita sejak dari dalam kandungan agar anak-anak kita itu lahir dengan gizi yang baik dan mempunyai IQ yang yang baik,” kata Dickson.

Ia menjelaskan, tidak menutup kemungkinan jika anak Papua mempunyai gizi dan IQ yang baik maka bisa bersaing dengan orang lain di Indonesia. Apalagi saat ini ada dana desa yang bisa digunakan untuk membiayai gizi anak di kampung.

“Mari Bapak-bapak kepala desa, dana desa itu kita sisihkan juga untuk dana kesehatan dan honor kader kesehatan juga agar mereka bisa lahir baik bertumbuh dewasa dan juga para kader bisa bekerja dengan semangat,” katanya.

Sementara itu, pemateri dan juga Tenaga Ahli Sosial Dasar Kabupaten Yahukimo, Juri Onim menjelasakan kegiatan ini juga bertujuan mensosialisasikan soal stunting kepada masyarakat.

Loading...
;

“Diharapkan warga makin paham tentang gejala dan tanda – tanda stunting karena itu adalah salah satu capaian dilakukan laporan di tingkat kabupaten,” kata Onim kepada Jubi.

Baca juga  Jabatan Kadis Dukcapil tidak ditentukan Dirjen Capil Kemendagri

Ia menjelaskan, stunting merupakan masalah yang harus ditangani secara spesifik dan tidak hanya melibatkan desa tetapi pemerintah desa maupun semua OPD-OPD yang ada di tingkat kabupaten maupun di tingkat distrik atau kampung .

“30 persen masalah stunting bisa diselesaikan oleh dinas kesehatan tetapi 70 persen bisa dilakukan oleh semua intansi sektoral. Maka diharapkan itu bisa menjadi acuan di kabupaten Yahukimo,” kata Juri.(*)

Editor: Edho Sinaga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa