Follow our news chanel

Belasan Film dokumenter siap ramaikan kompetisi FFP III

Belasan Film dokumenter siap ramaikan kompetisi FFP III 1 i Papua
Ketua Panitia, Agus Kalalu – Jubi/Dok Agus Kalalu.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Belasan film dokumenter rencananya akan siap meramaikan Festival Film Papua (FPP) ke tiga, akan berlangsung pada 5- 9 Agustus 2019 mendatang di Kota Sorong yang merupakan agenda tahunan komunitas Papuan Voices.

Festival FFP III ini diselenggarakan oleh Papuan Voices, komunitas film yang terbentuk pada 2011, setelah program pelatihan produksi dokumenter yang dibuat oleh Engage Media yang bekerja sama dengan Sekretariat Keadilan Perdamaian Keutuhan Ciptaan (SKPKC) Fransiskan Papua, SKP Keuskupan Agung Merauke dan JPIC MSC di Merauke.

“Dalam film dokumenter yang diproduksi oleh para film maker dalam menangkap potret dan kisah beragam kisah menarik,” ujar Ketua, Agus Kalalu dari Sorong untuk Jubi di Nabire. (20/07/2019).

Menurut Kalalu, hingga batas waktu pendaftaran 20 Juli lalu, sudah terdapat 17 film karya dokumenter yang telah didaftarkan sebagai peserta festival.

Mereka berasal dari Kabupaten Keerom, Asmat, Jayawijaya, Merauke, Timika Kota Jayapura di Provinsi Papua dan Kabupaten Sorong dan Raja Ampat , Provinsi Papua Barat.

“Sampai batas waktu penutupan pendaftaran, sudah ada 17 film yang terdaftar dengan peserta dari beberapa kabupaten baik Papua dan Papua Barat,” tuturnya.

Loading...
;

Lanjutnya, Festival yang sedianya akan berlangsung di Gedung Keik, LMA Malamoi, Sorong ini, menunjukkan semangat film maker muda di Tanah Papua begitu antusias untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut.

Selain itu, dalam pelaksanaan FFP III, bukan hanya sebatas menonton bersama dan diskusi seperti pada umumnya festival film di tempat lain. Tapi ada nilai lainnya yakni kompetisi film dokumenter.

“Kompetisi Film Dokumenter sebagai wadah bagi kreativitas filmmaker muda untuk dapat dinilai hasil karya mereka. Dan bukan soal menang dan kalah. Akan tetapi, lebih pada kreativitas dalam bentuk film dokumenter yang akan dicatat oleh sejarah film dokumenter di Tanah Papua dalam masa yang akan datang,” tegas Agus Kalalu.

Sementara, wakil ketua panitia, Max Binur menambahkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi para filmmaker yang telah mengirimkan karya mereka kepada panitia.

“Panitia mengapresiasi 17 dokumenter yang telah didaftarkan. Ini sebagai bukti keseriusan kreativitas dalam memproduksi film dokumenter,” ucapnya.

Kata dia, dalam 7 film dokumenter yang di terima panitia, telah menunjukkan adanya para filmmaker di Tanah Papua yang peduli dengan isu – isu perempuan, lingkungan dan budaya.

17 film dokumenter akan dinilai oleh empat orang dewan juri yang berpengalaman di bidangnya. Mereka antara lain, Wensilaus Fatubun, Arul Prakash, Lisabonat dan Melanie Kirihio.

“‘Mereka akan menilai peserta menuju 10 besar. Pengumuman pemenang pada 09 Agustus 2019, sekaligus penutupan FPP III di Kota Sorong, Papua Barat,” tandasnya.

Keduanya berharap, pada festival yang akan datang akan diikuti oleh film maker muda Papua yang berpartisipasi, agar semakin menambah khasanah film dokumenter yang diproduksi di Tanah Papua.(*)

Editor: Syam Terrajana

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top