HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Belasan pekerja seks di Dekai ditangkap

Kasat Satpol PP Saat berdiskusi dengan Masyarakat di Sekitar kali Pontoh-Jubi/Piter Lokon.
Kasat Satpol PP Saat berdiskusi dengan Masyarakat di Sekitar kali Pontoh-Jubi/Piter Lokon.

Tak semua pekerja seks ditangkap, karena sebagian lainnya telah bersembunyi dan sudah mengungsi ketika sebelum dilakukan Sidak.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Dekai, Jubi – Sebanyak dan 12 pekerja seks ditangkap pada  Kamis (27/11/2019) di kota Dekai, Yahukimo Papua. Penangkapan terkait inspeksi mendadak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Yahukimo yang melibatkan gabungan Polisi Resort dan TNI.

“Sebanyak 12 orang pekerja seks tersebut ditangkap di dua lokasi, yakni di Kkali Pontoh dan di jalan Paradiso Kota Dekai,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Yahukimo, Yohanes TB kepada Jubi.

Baca jugaSepuluh orang pekerja seks di Wamena akhirnya dipulangkan

Kadinsos Papua Barat kaget ada perempuan Papua jadi pekerja seks di Manokwari

Operasi gabungan, 10 pekerja seks dan ratusan minol diamankan

Loading...
;

Pantauan Jubi tak semua pekerja seks ditangkap, karena sebagian lainnya telah bersembunyi dan sudah mengungsi ketika sebelum dilakukan Sidak. Sedangkan penangkapan sebagai upaya penertiban tempat dan pekerja seks yang ada di kota Dekai.

“Jadi baru saja hari ini kami lakukan operasi tertib penyakit sosial masyarakat, karena banyaknya laporan kepada pihak gereja dan kepada pihak pemerintah sehingga pemerintah lewat aturan yang sudah ada melakukan penertiban,” kata Yohanes, menambahkan.

Menurut Yohanes penertiban sesuai visi dan misi Bupati yang ingin Kota Dekai harus tertib, aman, nyaman. Ia mengaku sesuai petunjuk  Bupati bahwa lembaganya menggandeng Kepolisian dan TNI bersama-sama turun menertibkan.

“Penertiban dilakukan supaya bisa capai itu tertib, aman dan nyaman sehingga orang yang masyarakat di kota ini melakasanakan perekonomian dengan baik,” katanya.

Ia menjelaskan tingginya aksi prostitusi banyak menyebarkan penyakit HIV/AIDS sehingga membahayakan dan kerugian bagi orang Papua. Sedangkan 12 orang pekerja seks yang ditangkap ditahan di Polres Yahukimo, segera dipulangkan secara baik ke kampung halaman masing-masing., Kapolres Yahukimo, AKBP Angling Guntoro, mengatakan penertiban dilakukan memasuki  Natal dan tahun baru. “Penertiban supaya tidak ada lagi penyakit masyarakat di kota ini,” kata Angling.

Menurut dia, penertiban tidak hanya dilakukan pada PSK, tetapi semua yang berkaitan dengan penyakit sosial.  “Perjudian dan Togel supaya natal dan tahun baru ini harus bersih dari tempat-tempat ilegal,” katanya.(*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa