HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Belasan petugas KPPS Kota Surabaya dirawat

Pelantikan KPPS di Nabire – Jubi/Titus Ruban
Belasan petugas KPPS Kota Surabaya dirawat 1 i Papua
Para KPPS di Nabire – Jubi/Titus Ruban

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Surabaya, Jubi – Sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di Kota Surabaya, Jawa Timur, dilarikan ke rumah sakit akibat kelelahan setelah bertugas saat pemungutan suara pada 17 April lalu.  Mereka dirawat hingga beberapa hari bahkan kondisinya ada yang tidak kunjung membaik.

“Suami saya mengalami sakit epigastrium atau ulu hati usai menjaga TPS sejak 16 April lalu,” kata Kasianti, Istri Suharso yang merupakan anggota KPPS TPS 02 Bagian Ketertiban Kelurahan Ploso yang dirawat di RSUD Shoewandi Surabaya, Senin, (29/4/2019).

Belasan petugas KPPS Kota Surabaya dirawat 2 i Papua

Baca juga : Kelelahan, Ketua KPPS 01 Kampung Makmur Boven Digoel meninggal

Dua pahlawan Pemilu di Papua meninggal dunia

Ketua KPPS di Wamena sempat menghilang, warga kebingungan

Kasianti mengaku sudah lima hari ini suaminya dirawat karena mengalami kelelahan setelah menjaga TPS 02 Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari. Namun selama itu, kondisi Suharso tidak kunjung membaik.

Loading...
;

Ia berharap suaminya yang sehari-harinya bekerja sebagai pekerja bangunan ini dapat segera sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasanya.

Informasi yang diperoleh Antara di internal KPU Surabaya menyebut belasan petugas yang masih menjalani perawatan di rumah sakit di antaranya Fuat, anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Karang Pilang dirawat di RS Wiyung Sejahtera.

Baca juga : Papua Barat ulangi pencoblosan di 11 TPS

Kesehatan petugas penyelenggara Pemilu daerah ini diperiksa

Selain itu, Abdul Hakim, Ketua Panitia Pemungutan Suara/PPS Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Simokerto dirawat di RS Unair Mulyorejo, Arief, anggota PPS Kelurahan Dr. Soetomo dirawat di RS Wiliamboot, Dzikri Apriyata, anggota PPK Wonocolo rawat jalan, Musaffa Safril anggota PPK Wonocolo masuk IGD RSAL Dr. Ramelan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, Nur Syamsi, mengakui ada belasan petugas KPPS dirawat di rumah sakit karena kelelahan. Sedangkan lima orang petugas KPPS di Surabaya lainnya meninggal dunia diduga kelelahan usai menjalankan tugasnya pada pemungutan dan penghitungan suara Pemilu pada 17 April 2019.

“KPU Surabaya juga telah mengusulkan KPU pusat untuk memberikan santunan kepada anggota PPK yang gugur,” kata Nur Syamsi.

Menurut dia, saat ini pemerintah daerah dan angota penyelenggara Pemilu 2019 secara suka rela memberikan sumbangan kepada keluarga anggota yang gugur. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa