Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Belasan rumah di daerah ini rusak akibat tanah bergerak

Papua
Ilustrasi retak akibat gempa, pixabay.com
Belasan rumah di daerah ini rusak akibat tanah bergerak 1 i Papua
Ilustrasi retak, pixabay.com

Kondisi tanah bergerak di daerah itu terjadi sejak sepekan yang lalu.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sukabumi, Jubi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencatat sedikitnya 15 rumah di Kecamatan Cibadak rusak akibat tanah bergerak. Kondisi tanah bergerak di daerah itu terjadi sejak sepekan yang lalu.

“Dari 15 unit rumah yang rusak di Kampung Cieurih RT01/08, Desa Sukasirna tiga di antaranya rusak sedang dan 12 rusak ringan dengan jumlah warga yang terdampak 56 jiwa,” kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, Selasa, (12/11/2019).

Baca juga : Pemkot Jayapura bergerak cepat pasca banjir dan tanah longsor

Menurut Sutisna kondisi cuaca yang tidak menentu terkadang hujan deras dan tiba-tiba berubah menjadi terik membuat tanah yang awalnya kering kemudian terkena hujan menjadi labil dan retak-retak.

Tanah bergerak di kawasan itu semakin meluas dan berdampak ke permukiman masyarakat. Akibatnya belasan rumah rusak dan tak menutup kemungkinan bencana itu terus meluas karena kondisi tanah di daerah setempat yang labil.

Loading...
;

BPBD setempat bersama petugas TNI, Polri, dan aparat pemerintah melakukan pemadatan retakan tanah sepanjang 10 meter dengan kedalaman dua meter. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya tanah bergerak.

“Mayoritas rumah yang rusak tersebut pada bagian lantai dan tembok kerusakan itu dikarenakan bergesernya fondasi dan bangunan rumah sehingga warga yang rumahnya sudah terdampak untuk selalu waspada,” katanya.

Ia mengimbau warga berhati-hati dan lebih baik mengungsi sementara waktu ke tempat yang lebih aman karena khawatir jika tanah bergerak semakin meluas dan dalam, maka rumah bisa ambles bahkan roboh seperti yang terjadi di Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung.  (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top