HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Belasan Rumah Rusak Diterjang Tanah Longsor

Kediri, Jubi/Antara – Setidaknya 17 rumah warga di Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, rusak akibat diterjang tanah longsor.

“Hujan mulai terjadi sejak sore, cukup deras,” kata Kepala Desa Blimbing Juwahiri ditemui di lokasi musibah itu, Minggu (15/2/2015).

Ia mengatakan dari belasan rumah warga yang rusak itu, terdapat sejumlah rumah yang mengalami kerusakan cukup berat, misalnya rumah milik Lahuri, Misni, Suwarni. Bangunan rumah mereka rusak diterjang tanah longsor. Bahkan, terdapat satu rumah yang ambruk total, yaitu rumah yang dihuni Suyati.

Belasan Rumah Rusak Diterjang Tanah Longsor 1 i Papua

Selain merusak sejumlah bangunan, musibah tanah longsor itu juga membuat akses jalan tertutup. Bahkan, kendaraan pun tidak bisa lewat, yang disebabkan tanah memenuhi badan jalan dengan ketinggian sampai lebih dari empat meter.

Akibat kejadian itu, aktivitas warga menjadi terganggu, baik ekonomi, sosial, termasuk pendidikan. Di lokasi itu, terdapat sekolah dasar yang menjadi tempat sekolah anak-anak. Putusnya jalur, membuat mereka terancam tidak bisa bersekolah.

Air juga menggerus badan sungai yang juga mengalir di depan rumah warga. Sejumlah rumah dan kandang ternak pun sudah tergerus. Sejumlah warga bahkan harus memindah ternak mereka, agar tidak jatuh dan terhanyut di sungai.

Sementara itu, Suyati mengatakan hujan memang sejak sore terjadi. Ia berada di dalam rumah dengan anaknya yang bungsu, berusia 10 tahun. Ia awalnya tidak ingin mengungsi, tapi akhirnya mengungsi.

Loading...
;

“Saat itu, saya memutuskan mengungsi, dan baru beberapa menit keluar dari rumah, rumah sudah ambruk terkena tanah longsor,” katanya.

Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan barang berharga miliknya. Ia berpikiran saat itu nyawa yang utama, sehingga langsung keuar rumah.

“Seluruh benda berharga, surat, akte, bahkan baju-baju, seluruhnya tertimpa bangunan. Baju saja, saya diberi ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat di rumah ia memang hanya berdua dengan anaknya, sementara suaminya sedang di Jakarta, bekerja. Ia juga sudah memberi kabar kepada suaminya, tentang musibah yang terjadi itu.

Sementara itu, sampai saat ini, ia juga belum berani untuk membersihkan puing-puing rumahnya dan mencari benda yang masih bisa diselamatkan, sebab aliran listrik masih menyala. Ia khawatir, jika nekat bisa tersetrum, terlebih lagi, puing bangunan masih basah.

Ia berharap, pemerintah secepatnya memberikan jalan keluar, setidaknya dengan membantu memutuskan aliran listrik terlebih dahulu, sehingga bisa membenahi rumahnya.

Selain rumah Suyati, sejumlah rumah yang berad di sekitarnya juga sudah mengalami keretakan, seperti rumah Hartatik, yang juga jebol diterjang tanah longsor. Musibah itu terjadi dari tebing setinggi lebih dari lima meter di belakang rumahnya.

Pada akhir Desember 2014, sejumlah rumah di Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, ini juga terkena tanah longsor. Bahkan, warga yang mengalami musibah itu belum sempat diberikan bantuan oleh pemerintah untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak itu. (*)

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa