Follow our news chanel

Previous
Next

Belasan warga di Aceh Barat protes saat dinyatakan positif Covid-19

Ilustrasi, seorang tenaga medis menggunakan alat pelindung diri (APD) – Jubi/HiTech.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Sebanyak 11 warga Kabupaten Aceh Barat memprotes Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat yang dinilai tidak transparan dalam penentuan status pasien yang positif terpapar virus Covid-19. Mereka mendesak petugas memperlihatkan pernyataan atau surat hasil medis jika memang mereka positif terinfeksi Covid-19.

“Kami dari pihak keluarga ingin menjadikan ini pengalaman kepada pasien-pasien berikutnya. Sebelum kita diisolasi secara disebut orang tanpa gejala (OTG), baiknya petugas melengkapi dengan dokumen secara tertulis agar tidak jadi polemik di masyarakat,” kata salah satu pasien Covid-19, berinisial MA, Selasa (8/9/2020).

Baca juga : Usia mendaftar, sembilan bakal calon kepala di Gorontalo positif Covid-19 

Puluhan calon taruna Akmil positif Covid-19

Wali Kota Singkawang dan tiga anggota keluarganya positif Covid-19

Menurut MA, setelah diperiksa dan dinyatakan Covid-19 dengan status OTG, sebelas orang yang kebetulan masih dalam satu keluarga itu langsung dibawa ke tempat isolasi.

Loading...
;

Selain itu, MA mengklaim tidak menerima asupan vitamin dan akses fasilitas kesehatan selama masa karantina di Rumah Sakit Jiwa di kawasan Desa Beureugang.

“Seharusnya, surat sebagai bukti secara yuridis untuk kita diisolasi seperti ini,” kata MA menambahkan.

MA berharap gugus tugas dapat memberikan sosialisasi yang baik kepada warga. Tujuannya agar saat keluarganya pulih dapat kembali beraktivitas normal dan diterima warga setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Syarifah Junaida mengaku sampai saat ini belum mendapat surat hasil medis terhadap sebelas orang tersebut. Ia mengatakan secepatnya bakal  berkoordinasi dengan gugus tugas, guna memenuhi tuntutan warga.

“Kalau yang dikarantina sejauh ini ada 11 orang, insya Allah kita penuhi surat tersebut. Kita minta ke gugus tugas agar menindaklanjutinya, kita teruskan Dinkes dari pihak Gugas biar yang membuat suratnya nanti,” ujar Syarifah Junaida.

Syarifah meminta kepada warga lain tetap memperhatikan dan mematuhi imbauan pemerintah soal protokol kesehatan yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top