Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Belum teratasi kebutuhan air bersih untuk korban banjir

Sumber air bersih di lokasi pengungsian di Kampung Toladan, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura - Jubi/Yance Wenda.
Belum teratasi kebutuhan air bersih untuk korban banjir 1 i Papua
Sumber air bersih di lokasi pengungsian di Kampung Toladan, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura – Jubi/Yance Wenda.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Pemenuhan terhadap kebutuhan air bersih masih menjadi momok bagi warga korban banjir bandang di Kampung Kemiri, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. Pemasangan pipa yang diharapkan mampu mengatasi persoalan tersebut ternyata mandek pengerjaannya.

“Ada pengerjaan pemasangan pipa dari (pemerintah) kabupaten. Namun, sudah sebulan ini tidak ada pergerakan lagi (berhenti),” kata Sofyan, warga Kemiri, Selasa (17/3/2020).

Warga selama ini mengandalkan air bersih yang mereka tampung dalam tandon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Suplai bersih diusahakan sendiri oleh warga dengan bantuan pihak Gereja Kristen Injili (GKI) Reveil.

“Kami pakai (gunakan air bersih) dari sumbangan jemaat (gereja). Hanya sebagian (warga) mendapatkannya sehingga ada yang menggunakan air kali. Itu pun saat air kali baik (bagus/tidak keruh),” jelas Sofyan.

Air kali atau sungai juga masih menjadi andalan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di lokasi pengungsian di Kampung Toladan. Permintaan suplai air bersih tidak kunjung dipenuhi pemerintah setempat.

“Alasan (penolakkannya) terlalu banyak. Anggarannya sudah habis, dan alasan lain sehingga kami tidak dapat (tidak pernah lagi menikmati layanan) air bersih,” kata Ketua Pos Pengungsian Kampung Toladan, Ambas Kogoya.

Loading...
;

Pengungsi juga memanfaatkan fasilitas di Gereja Baptis Imanuel Toladan untuk mandi dan mencuci pakaian. Mereka mengkhawatir kondisi kesehatan anak-anak mereka lantaran air di kamar mandi tersebut juga digunakan untuk konsumsi keluarga.

“Air untuk konsumsi juga dari situ. Kami memang diberi (disediakan oleh pemerintah) profil tank (tandon air), tetapi airnya tidak ada (kosong),” ungkap Kogoya. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top