Follow our news chanel

Previous
Next

Besok lanjutan sidang 3 Tapol Manokwari, PH tetap hadiri persidangan

Yan Christian Warinussy saat berfoto bersama ketiga Tapol, Erik Aliknoe, Pende Mirin dan Yunus Aliknoe – Jubi-IST
Besok lanjutan sidang 3 Tapol Manokwari, PH tetap hadiri persidangan 1 i Papua
Yan Christian Warinussy saat berfoto bersama ketiga Tapol, Erik Aliknoe, Pende Mirin dan Yunus Aliknoe – Jubi-IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Koordinator Penasehat Hukum Terdakwa Erik Aliknoe, Pende Mirin dan Yunus Aliknoe, Yan Christian Warinussy menantikan persidangan lanjutan ketiga kliennya yang direncanakan akan dilangsungkan di Pengadilan Negeri (PN) Manokwari, Kamis (2/4/2020).

Sesuai informasi pada sidang sidang yang dipimpin Hakim Ketua Sonny B.Laoemoery, SH, pekan lalu, persidangan perkara pidana nomor : 14/Pid.B/2020/PN.Mnk masih dengan agenda pemeriksaan saksi yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Direncanakan besok akan dipanggil 2 (dua) orang saksi yaitu : Drs.Willem Abraham Ramar (Ketua Pokja Adat pada MRPB) dan Trisep Kambuaya (mantan anggota DPRD Kabupaten Manokwari).

Pada sidang Rabu pekan lalu (25/3/2020), Majelis Hakim berencana mengeluarkan penetapan memanggil paksa kedua orang saksi tersebut karena belum juga datang bersaksi di pengadilan.

“Selaku Penasehat Hukum para terdakwa kami siap menghadiri sidang besok,” katanya

Sesuai daftar saksi di dalam berkas perkara ada 16 orang saksi, 3 (tiga) diantaranya sudah kembali ke tempat tugasnya di Sulawesi Utara (BKO Brimob Polda Sulut). Termasuk mantan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir.Reskrimum) Polda Papua Barat Kombes Pol.Robert da Costa yang kini sudah pindah tugas ke Sulawesi.

Loading...
;

Sedangkan beberapa saksi yang sudah dipanggil sebelumnya, dalam persidangan menyatakan tidak melihat langsung apa yang dilakukan ketiga terdakwa. Misalnya empat saksi yang diajukan,Barung Limbong, Andarias Padatu, Bagus Purwanto dan Tommy Sihotang yang bersaksi pada Kamis (12/3/2020).

“Keempat saksi tersebut tak satupun yang melihat ketiga klien kami tersebut melakukan perbuatan dan atau tindakan yang menjurus ke tindak pidana makar, sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 KUHP dan pasal 110 KUHP,”katanya.

Sedangkan saksi Tommy Sihotang, Agus Purwanto mengaku tidak melihat apa-apa. Mereka sedang piket di dalam Kantor Polsek Amban yang berjarak 20 meter di samping tempat kejadian. Mereka kemudian diminta menolong dengan mengantarkan brimob yang terkena lemparan ke rumah sakit.

“Jadi tidak ada yang menjelaskan ketiganya melakukan perbuatan makar, melanggar ketertiban umum, melempar dan sebagainya sebagaimana pasal yang didakwakan pada mereka,” katanya.

Mereka didakwa Pasal 106 dan 110 KUHP karena dianggap mengorganisir aksi protes anti rasisme di Manokwari pada September 2019 lalu.(*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top