Biden bantah tawaran pertemuannya ditolak Xi Jinping

Papua No.1 News Portal | Jubi

Washington, Jubi  – Presiden Amerika Serikat Joe Biden membantah laporan media bahwa mitranya dari Cina, Xi Jinping, pekan lalu menolak tawaran pertemuan tatap muka. “Itu tidak benar,” kata Biden, Selasa (14/9/2021), ketika ditanya wartawan apakah dia kecewa karena Xi tidak mau bertemu dengannya.

Penasihat keamanan nasional Biden, Jake Sullivan, mengatakan dalam sebuah pernyataan sebelumnya mengatakan laporan itu bukan penggambaran yang akurat dari panggilan tersebut.  Financial Times mengutip beberapa orang yang diberi pengarahan tentang panggilan 90 menit antara kedua pemimpin pekan lalu yang mengatakan Xi tidak menerima tawaran Biden dan sebaliknya bersikeras bahwa Washington harus mengadopsi kebijakan yang tidak terlalu keras terhadap Beijing.

Seorang sumber yang termasuk di antara mereka yang diberi pengarahan dalam panggilan itu mengonfirmasi bahwa laporan itu akurat.  “Xi tampaknya mengisyaratkan bahwa nada dan suasana hubungan perlu ditingkatkan terlebih dahulu,” kata sumber itu kepada Reuters.

Baca juga : Hindari konflik, AS dan Cina bahas pengelolaan persaingan 

Amerika tegas tutup konsulat Cina di Houston 

Amerika perkarakan warga Cina dan Malaysia peretas ratusan perusahaan

Loading...
;

Kedutaan Cina di Washington tidak segera menanggapi ketika dimintai komentar. Namun Financial Times mengutip salah satu sumbernya yang mengatakan Biden telah mengangkat pertemuan tingkat tinggi sebagai salah satu dari beberapa kemungkinan untuk keterlibatan lanjutan dengan Xi, dan dia tidak mengharapkan tanggapan segera.

Panggilan telepon antara Biden dan Xi adalah yang pertama dalam tujuh bulan dan mereka membahas perlunya memastikan bahwa persaingan antara dua ekonomi terbesar dunia tidak mengarah ke konflik.

Dalam pengarahan resmi sebelum sambungan telepon dilakukan, AS menyebut percakapan itu sebagai ujian apakah keterlibatan langsung tingkat tinggi dapat mengakhiri kebuntuan dalam hubungan AS-Cina, yang berada pada level terburuk dalam beberapa dekade.

Media pemerintah Cina mengatakan Xi telah memberi tahu Biden kebijakan AS terhadap Cina memberlakukan “kesulitan serius” pada hubungan, tetapi menambahkan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk mempertahankan kontak yang sering dan meminta tim tingkat kerja untuk meningkatkan komunikasi. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top