Loading...

TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Biden perkirakan Rusia segera serang Ukraina

Papua, serangan
Ilustrasi serangan tentara, pixabay.com

 

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Presiden Joe Biden memperkirakan Rusia akan melakukan tindakan di Ukraina, ia peringatkan Moskow harus membayar mahal jika melaksanakan invasi skala penuh.  Dalam pernyataaanya Joe Biden mengatakan Barat akan merespon jika Putin memerintahkan invasi ke Ukraina.

“Dugaan saya adalah dia (Presiden Rusia Vladimir Putin) akan melakukan sesuatu,” kata Biden pada konferensi pers di Gedung Putih, Rabu, (19/1/2022).

Baca juga : Kanada sebut agresi Rusia terhadap ukraina tak dapat diterima
NATO respon sikap pengirima ribuan personel Rusia ke dekat Ukraina
Turki berusaha tengahi konflik Rusia-Ukraina

Biden mengatakan Rusia akan dimintai pertanggungjawaban jika menyerang – dan itu tergantung pada apa yang dilakukannya. Termasuk serangan kecil sekalipun.

“Dan kami akhirnya harus berjuang tentang apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan, dan lain-lain,” kata Biden menambahkan.

Para pejabat Rusia telah berulang kali membantah berencana untuk menyerang, namun Rusia mengumpulkan sekitar 100.000 tentara di dekat perbatasan Ukraina, peningkatan yang dikatakan Barat adalah persiapan perang untuk mencegah Ukraina bergabung dengan aliansi keamanan NATO.

Tak lama setelah konferensi pers berakhir, Gedung Putih menekankan setiap langkah militer Rusia ke Ukraina akan menimbulkan tanggapan keras.

“Jika ada pasukan militer Rusia bergerak melintasi perbatasan Ukraina, itu adalah invasi baru, dan itu akan ditanggapi dengan cepat, keras, dan bersatu dari Amerika Serikat dan sekutu kami,” kata sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki.

Departemen Luar Negeri AS telah mengizinkan Lithuania, Latvia dan Estonia mengirim rudal buatan AS dan senjata lainnya ke Ukraina, tiga sumber yang mengetahui keputusan tersebut mengatakan.

Perjanjian transfer pihak ketiga akan memungkinkan Estonia untuk mengirim rudal anti-tank Javelin ke Ukraina, sementara Lithuania akan diizinkan untuk mengirim rudal Stinger, kata salah satu sumber. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us