Follow our news chanel

Previous
Next

BKKBN: Bonus demografi perlu dimanfaatkan maksimal

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Wilayah Papua Charles Brabar berharap, bonus demografi yang sudah terjadi di Indonesia sejak 2012 perlu dimanfaatkan secara maksimal untuk menggenjot kemajuan bangsa.

“Apabila kita gagal memanfaatkan bonus yang hanya terjadi dalam umur suatu negara tersebut maka peluang untuk mengejar berbagai ketertinggalan dari daerah lain bakal kian berat,” kata Charles Brabat kepada Jubi, Kamis (26/1/2017).

Untuk di Papua dan Papua Barat, pihaknya akan berusaha melihat hal tersebut dengan menjalankan beberapa program seperti Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) dan juga masalah kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Brabar menjelaskan, jumlah penduduk Indonesia saat ini 203,5 juta diproyeksikan mencapai sekitar 305,6 juta jiwa. Angka ini akan meningkat 28,6 persen dibandingkan 2010. Meskipun demikian, pertumbuhan penduduk pada 2010-2035 cenderung terus turun menjadi 1,28 persen per tahun dalam periode 2010-2015 menjadi 0,62 persen per tahun pada periode 2030-2025.

Turunnya laju pertumbuhan penduduk ini ditentukan turunnya angka kelahiran dan kematian.

“Idelanya bonus demografi merupakan investasi jangka panjang dari rencana kependudukan yang bakal berdampak positif berupa peningkatan ekonomi masyarakat, faktanya, semakin banyak penduduk yang tidak menjamin keadaan ekonomi mereka semakin baik. Bahkan, berbagai persoalan dalam hal ketersediaan lapangan pekerjaan dan pelayanan kesehatan tak kunjung tuntas,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala BKKBN Pusat, dr. Surya Candra Suripati beberapa waktu lalu mengungkapkan, berubahnya struktur umur penduduk berupa meningkatnya proporsi penduduk usia produktif berpotensi mempercepat partumbuhan ekonomi.

Loading...
;

“Bonus demografi ini bisa gagal bila tidak dilaksanakannya peningkatan derajat kesehatan, penurunan penanganan anak, pemberdayaan perempuan di hadapan pasar kerja, peningkatan etos kerja, pendidikan kewirausahaan, dan penekanan kompetensi soft skills,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top