HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Blok Oposisi Fiji bantah punya agenda tersembunyi

Sitiveni Rabuka. - FBC News
Blok Oposisi Fiji bantah punya agenda tersembunyi 1 i Papua
Sitiveni Rabuka. – FBC News

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Suva, Jubi – Pemimpin Blok Oposisi Fiji, Sitiveni Rabuka, berkata dia tidak memiliki agenda tersembunyi saat ia bertemu dengan Perdana Menteri Voreqe ‘Frank’ Bainimarama.

Rabuka bersama dengan anggota parlemen (MP) Ratu Suliano Matanitobua, dan MP senior Fiji, Ro Temumu Kepa, bertemu dengan Bainimarama untuk mencoba mengupayakan rekonsiliasi dengan Presiden partai NFP Pio Tikoduadua yang ia serang bulan lalu.

Blok Oposisi Fiji bantah punya agenda tersembunyi 2 i Papua

PM Bainimarama Rabu kemarin (4/9/2019) berkata, bahwa ia percaya Rabuka memiliki agenda tersembunyi untuk bertindak sebagai pembawa perdamaian dan negarawan, dan bahwa Rabuka ingin warga Fiji tahu bahwa dia yang mengusulkan ide rekonsiliasi itu.

Saat ditanyai FBC News Kamis ini (5/9/2019), Rabuka mengatakan itu bukan keinginannya.

“Saya tidak punya agenda tersembunyi, semuanya terbuka, saya tidak mencoba menjadi pembawa damai, saya hanya mencoba membantu menyelesaikan suatu masalah.”

Namun, Bainimarama berkeras bahwa Pemimpin Parlemen Fiji telah melakukan upaya rekonsiliasi, di mana ia telah menyampaikan permintaan maafnya, namun MP Tikoduadua menolak untuk bertemu dengan mereka satu hari setelah kejadian itu.

Loading...
;

Sementara itu, suatu komite, Privileges Committee, dijadwalkan untuk mengadakan pertemuan terakhir Kamis ini, dan diharapkan akan membacakan keputusannya di hadapan Parlemen pada Jumat.

Ketua Parlemen, Ratu Epeli Nailatikau, telah memberikan waktu tambahan kepada komite, untuk melanjutkan pembahasan mereka tentang persoalan ini.

Insiden ini terjadi 9 Agustus lalu, dan sebuah video yang menunjukkan PM Frank Bainimarama mendorong MP Pio Tikoduadua beredar di media sosial.

Pekan ini Nailatikau berkata bahwa kedua politisi itu telah melanggar peraturan parlemen dan meneruskan insiden itu kepada Privileges Committee.

Komite beranggotakan empat orang itu juga mempertimbangkan dugaan personal attack terhadap Bainimarama oleh MP Tikoduadua.

Sebelumnya, Jaksa Agung Fiji, Aiyaz Sayed Khaiyum, dan pemimpin oposisi, Sitiveni Rabuka, telah mengundurkan diri dari komite itu, setelah Rabuka mengkritik Khaiyum karena memiliki kepentingan setelah Khaiyum mengeluarkan pernyataan kepada publik mengenai masalah tersebut. (FBC News)


Editor: Kristianto Galuwo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa