Follow our news chanel

Previous
Next

Bocah belasan tahun di India jebol rekening kakek demi naikan level PUBG

Game
IIustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Anak laki-laki berusia 15 tahun dari India menguras rekening tabungan kakeknya karena kecanduan bermain game daring Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG). Dia tertangkap basah menghabiskan uang pensiun kakeknya sebesar 230 ribu rupee atau sekitar Rp 46,5 juta selama dua bulan untuk membiayai permainannya.

Times of India mengutip pada Kamis (10/9/2020), tim siber kepolisian India mengatakan anak laki-laki berusia 15 tahun itu mentransfer uang dari akun pensiun kakeknya. Uang tersebut digunakan untuk pembelian aplikasi microtransaction di akun game PUBG miliknya.

Sedangkan sang kakek menyadari bahwa uangnya hilang setelah melihat sisa saldo rekening bank. Sang kakek menerima pesan di ponselnya bahwa Rs 2.500 atau Rp 500 ribu telah didebit dari rekeningnya. Karena mencurigai adanya penipuan, ia segera menemui pihak bank yang kemduian dijelaskan kepadanya 230.000 rupee telah ditransfer dari rekeningnya.

Baca juga : Pimpinan bank ini diduga peroleh fee dari pembobolan uang

Bank Solomon dibobol lagi

Sang kakek kemudian melapor ke pihak kepolisian. Ia mengaku tidak melakukan transaksi seperti itu, bahkan tidak menerima kata sandi satu kali (OTP). namun kepolisian menemukan bahwa uang itu ditransfer ke rekening seorang bernama Pankaj Kumar, seorang kenalan cucunya.

Loading...
;

Polisi menemukan bahwa pembayaran dilakukan ke akun Paytm (dompet seluler) yang terdaftar atas nama Pankaj Kumar yang berusia 23 tahun.

“Tim siber polisi menangkap Pankaj Kumar. Setelah diinterogasi, mereka menemukan bahwa salah satu temannya telah menanyakan ID dan kata sandi akun Paytm-nya,” tulis India Today.

Polisi juga menemukan orang tersebut telah menggunakan akun Kumar untuk melakukan pembayaran untuk game PUBG via Google Play. Teman yang disebut Kumar itu tidak lain adalah cucu si kakek yang berusia 15 tahun.

Remaja itu ditangkap, dan dia mengaku kepada polisi bahwa dia telah mentransfer uang dari rekening kakeknya untuk gim daring tersebut

Bocah itu mengaku bahwa dia telah menggunakan uang itu untuk membeli “UC” atau poin yang dibutuhkan untuk membeli senjata, skin, dan naik level dalam gim. Dia telah mentransfer uang ke akun Paytm dan menghapus pesan teks yang berisi OTP dan konfirmasi transfer dari ponsel kakek agar tidak curiga jika rekening bank miliknya dikuras. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top