Follow our news chanel

Boci: Pemain muda masih kaku dengan JFT

Tampak para pemain saat bersalaman dengan pelatih Jacksen F. Thiago – Jubi/Media Officer Persipura.
Boci: Pemain muda masih kaku dengan JFT 1 i Papua
Tampak para pemain saat bersalaman dengan pelatih Jacksen F. Thiago – Jubi/Media Officer Persipura.

 

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kehadiran Jacksen F. Tiago (JFT) sebagai suksesor baru di tubuh Persipura Jayapura sedikit membawa perubahan dalam suasana latihan tim Mutiara Hitam. Namun dibalik itu semua, masih ada pemain yang kaku atau canggung menjalani latihan bersama coach JFT. Mereka adalah pemain-pemain muda milik Persipura Jayapura.

Hal tersebut terungkap saat kapten tim Persipura, Boaz Solossa memberikan keterangan pers kepada wartawan, Senin (15/7/2019) di Stadion Mandala Jayapura. Kata Boci sapaan akrabnya, adik-adiknya di Persipura masih kaku namun dirinya sebagai kapten tim telah memberikan arahan kepada para pemain muda tersebut.

“Buat saya kehadiran JFT khususnya pemain senior merasa senang namun bagi adih-adik kami mereka merasa tegang, coach sudah sampaikan ke saya. Tetapi bagi saya bahwa dulu mungkin mereka mendengar sepakterjang JFT yang sangat superior sehingga mereka kaku,” katanya.

Pelan namun pasti, suasana tersebut mulai mencair kala latihan tim diselingi dengan humor yang diberikan oleh Papi Negro sapaan akrabnya Jacksen F. Tiago.

“Selama tiga hari ini kami menjalani program latihan dengan memperbanyak humor sehingga adik-adik yang baru tidak merasa canggung dengan program latihan yang diberikan oleh coach,” ujarnya.

Loading...
;

Terkait hal itu, JFT pun mengakuinya, namun dirinya juga sudah membangun komunikasi dengan beberapa pemain senior untuk bagaimana kemistri antara pemain dan pelatih bisa terjalin dengan baik. Karena untuk membentuk tim yang kuat butuh kemistri diantara pemain dan pelatih.

“Saya harus bangun komunikasi secara intes sejak saya datang dan mengumpulkan beberapa pemain senior untuk bertukar pikiran soal beberapa aspek. Sejak saya dihubungi oleh pak BTM (Benhur Tommi Mano), pak Rudy Maswi, untuk kembali, sejak saat itu saya mulai intens melakukan pengamatan yang lebih kepada perkembangan para pemain Persipura khususnya individu dari pemain Persipura,” katanya.

Dikatakan, sejak di Malang, dirinya menyempatkan diri untuk menonton laga Arema FC menghadapi Persipura begitupun saat Persipura menjamu Perseru Badak Lampung FC, dirinya menyaksikan melalui layar televisi.

“Dari apa yang saya lihat dan saya tonton, saya mendapatkan sedikit gambaran. Namun yang jelas ada perubahan dari yang dulu dengan yang sekarang. Saya sangat yakin, karena ikatan saya dengan anak-anak disini lebih dari sebagai seorang pelatih dan pemain,” ujarnya.

Soal kemistri, mantan asisten pelatih Persipura Mettu Dwaramuri mengatakan bahwa tidak begitu sulit bagi seorang Jacksen Tiago membangun kemistri antara dirinya dengan pemain Persipura.

“Jacksen melatih cukup lama di Persipura. Untuk para pemain senior saya rasa tidak ada masalah, kalau untuk pemain muda, mungkin butuh waktu, tetapi saya yakin, kemistri itu akan datang kala pertemuan selalu intens dilakukan. Dan Jacksen juga sangat terbuka dengan para pemain. Itu yang saya alami saat saya bekerjasama dengan Jacksen untuk waktu yang lama di Persipura,” katanya. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top