BPS: Nilai tukar petani di Papua meningkat

Petani sayuran di Papua - Jubi/Dok
BPS: Nilai tukar petani di Papua meningkat 1 i Papua
Petani sayuran di Papua – Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Papua naik 0,81 persen dengan indeks sebesar 91,61 per Maret 2019 dibandingkan sebelumnya.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Papua Bambang Wahyu Ponco Aji mengatakan, kenaikan ini disebabkan perubahan indeks harga diterima petani lebih besar dari indeks harga dibayar petani.

“Sementara NTP nasional pada kurun waktu yang sama mengalami penurunan yakni sebesar 102,73 atau sebesar 0,21 persen,” katanya, Selasa (2//4/2019).

Menurut Bambang, nilai tukar petani ini terbagi atas lima subsektor yakni tanaman pangan, holtikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan.

“Dari masing-masing subsektor, empat di antaranya mengalami kenaikan yakni NTP tanaman pangan, perkebunan rakyat, holtikultura dan perikanan sedangkan peternakan mengalami penurunan,” katanya.

Menurutnya, kenaikan terbesar terjadi pada NTP subsektor holtikultura yakni 2,07 persen atau sebesar 84,93 disusul tanaman pangan 0,78 persen, perkebunan rakyat 0,50 persen dan perikanan 0,38 persen.

Loading...
;

“Sedangkan NTP subsektor peternakan turun sebesar -0,03 persen dibandingkan Februari 2019 disebabkan turunnya indeks pada kelompok ternak kecil dan unggas,” katanya lagi.

Dia menambahkan selain NTP Papua yang mengalami kenaikan pada Maret 2019, nilai tukar usaha rumah tangga di Bumi Cenderawasih pada bulan yang sama juga tercatat naik sebesar 0,51 persen.(*)

Editor       : Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top