Follow our news chanel

Previous
Next

Bukit Tungkuwiri, banyak dikunjungi wisatawan tapi belum dikelola baik

Pondok-pondok di atas bukit Tungkuwiri yang biasa dimanfaatkan oleh pengunjung - Jubi/Engel Wally  

 

Bukit Tungkuwiri, banyak dikunjungi wisatawan tapi belum dikelola baik 1 i Papua
Pondok-pondok di atas bukit Tungkuwiri yang biasa dimanfaatkan oleh pengunjung – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kabupaten Jayapura saat ini memiliki 41o objek budaya yang sebagian besar belum maksimal pengelolaannya, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat setempat.

Sebut saja bukit Tungkuwiri, sebuah perbukitan yang tempatnya menyerupai film karton Teletubbies. Bukit Tungkuwiri berada tepat di Kampung Doyo Lama Distrik Waibhu. Jarak tempuh dari jalan utama dari kawasan Perkantoran Bupati Jayapura sejauh kurang lebih tiga kilometer menuju arah selatan.

Bukit Tungkuwiri, setiap harinya bisa dikunjungi puluhan bahkan ratusan orang, apalagi pada sore hari. Dengan posisi yag berada tepat di atas Danau Sentani sebelah barat, maka masyarakat dapat menikmati matahari senja dari ketinggian.

Ridwan, salah seorang pengunjung yang ditemui Jubi di tempat wisata tersebut, Kamis (3/10/2019) sore, mengatakan Tungkuwiri belum begitu mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Padahal, lokasinya dekat jalan utama dan banyak dikunjungi oleh masyarakat.

“Tempatnya sangat bagus kalau dikelola dengan baik tentunya akan meningkatkan pendapatan masyarakat kampung, tetapi juga pemerintah daerah,” ujar Ridwan, yang jauh-jauh dari Abepura, Kota Jayapura, ke Tungkuwiri untuk menikmati pemandangan Danau Sentani di sore hari.

Loading...
;

Menurutnya, pemerintah setempat harus peka terhadap kehadiran masyarakat di tempat wisata ini. Karena, kehadiran masyarakat ke sini selain menikmati indahnya pemandangan Danau Sentani Sentani dari ketinggian, tetapi juga untuk mencari suasana baru bagi mereka yang bertumpuk dengan pekerjaan kantoran dan lain sebagainya.

“Sudah ada pondok-pondok yang dipersiapkan di atas perbukitan ini, hanya saja tidak dikelola soal kebersihannya. Harusnya ada tempat-tempat sampah yang diletakkan pada setiap pondok sehingga pengunjung juga tidak membuang sampah dengan sembarangan,” katanya.

Yordan Yappo, masyarakat Kampung Doyo Lama, menjelaskan Tungkuwiri adalah nama tempat atau bukit yang menjorok sepanjang 2-3 kilometer ke arah selatan yang juga sebagai pembatas wilayah Kampung Toware dan Doyo Lama.

Yappo mengaku tempat wisata ini memang belum dikelola secara baik dan profesional. Padahal ada banyak pemasukan yang bisa didapat dari kehadiran masyarakat di tempat itu.

“Selama ini memang tidak dikelola secara baik. Sebenarnya dalam rapat-rapat kampung selalu dibicarakan untuk mengelola dengan melibatkan pemerintah daerah. Tetapi hingga saat ini seperti yang terlihat,” ungkapnya.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat disinggung terkait potensi pariwisata pada daerah yang dipimpinnya, mengatakan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayapura mencatat jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Jayapura pada tahun 2016 sebanyak 112,476 orang. Dimana 177 di antaranya adalah wisatawan mancanegara. Dan tentunya jumlahnya terus mengalami kenaikan selama dua tahun terakhir.

“Kami ingin menjadikan daerah ini sebagai kabupaten yang berjati diri, kabupaten yang berdiri di atas potensi sumber daya alamnya. Kearifan lokal, potret masyarakat di kampung-kampung yang benar-benar beradat dan tidak terpengaruh dengan dunia luar,” katanya.

“Masyarakat adat diberikan kewenangan untuk mengelola semua potensi lokalnya untuk kesejahteraan masyarakat di kampung itu sendiri. Kami pemerintah daerah tetap mendukung dengan memberikan dukungan alokasi dana kampung untuk dikelola bagi kepentingan masyarakat. Oleh sebab itu, kami bentuk kampung-kampung adat untuk memproteksi semua potensi lokal yang dimiliki dan digunakan untuk kepentingan masyarakat dikampung tersebut,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top