Follow our news chanel

Buku “Bencana Sentani 2019” menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw menerima buku "Bencana Sentani 2019" di Sentani, Kamis (12/3/2020). - Engel Wally/Jubi
Buku "Bencana Sentani 2019" menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan 1 i Papua
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw menerima buku “Bencana Sentani 2019” di Sentani, Kamis (12/3/2020). – Engel Wally/Jubi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw bertemu dengan tim penulis buku “Bencana Sentani 2019” di Sentani, Kamis (12/3/2020). Awoitauw menyambut baik rencana peluncuran buku “Bencana Sentani 2019” pada 16 Maret 2020 mendatang, bertepatan dengan peringatan satu tahun bencana banjir bandang Sentani yang terjadi pada 16 Maret 2019.

Dalam pertemuan Kamis, Mathius Awoitauw telah menerima buku “Bencana Sentani 2019”. Ia menyatakan buku itu dokumentasi sejarah yang tidak boleh dilupakan terkait bencana banjir bandang Sentani pada 16 Maret 2019. Menurutnya, buku itu mengingatkan kepada semua pihak untuk menjaga lingkungan dan alam.

Awoitauw menyatakan banyak pesan penting yang ada di dalam buku “Bencana Sentani 2019”. Pesan itu harus diperhatikan, agar bencana banjir bandang itu tidak terulang lagi.

Menurut Awoitauw, bencana banjir bandang Sentani 2019 menunjukkan kepada semua pihak bahwa kawasan hutan tidak boleh dirambah. Bencana itu juga menunjukkan Daerah Aliran Sungai (DAS) tidak boleh dijadikan kawasan permukiman.

“Permukiman tidak boleh ada di [dalam] kawasan Cagar Alam Cycloop, supaya [banjir bandang] tidak terjadi lagi. Jangan tebang-tebang pohon lagi. [Baik itu di] di kawasan Cagar Alam Cycloop, pinggiran Danau [Sentani],  dan juga tepi pantai utara,” katanya.

Ia menyampaikan terima kasihnya kepada tim penulis “Bencana Sentani 2019”. Ia mengapresiasi tim penulis yang juga menuliskan langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah kepada para korban banjir bandang Sentani 2019. “ Hingga saat ini proses pembangunan 2.000 unit rumah sedang dilaksanakan di sejumlah titik, mulai dari Kemiri, Yakonde dan tempat lain di pinggir danau, hingga pantai utara,” ujarnya.

Loading...
;

Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Hanna Hikoyabi mengatakan buku “Bencana Sentani 2019″ merangkum banyak informasi penting yang bisa menjadi pengingat untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. “Tidak boleh lagi membuka kebun di lereng Gunung Cycloop, karena dampak sudah kita rasakan di waktu lalu,” kata Hikoyabi. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top