Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Bupati Awoitauw pantau kesiapan pasar Pahara Sentani

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura Matius Awoitauw mengecek persiapan fisik penggunaan pasar Pahara Sentani dengan mendengarkan aspirasi mama-mama di pasar.

“Hari ini saya lihat tidak ada masalah dan semuanya sudah siap-siap dalam penangannya dalam penempatan pasar ini dalam satu dua hari nanti, dan saya juga menyampaikan banyak terima kasih kepada pedagang pasar dimana mereka bisa membicarakan kesiapannya dengan baik,” katanya di Sentani, Jumat (19/5/2017).

Bupati Awoitauw pantau kesiapan pasar Pahara Sentani 1 i Papua

Menurutnya penyelesaian pembangunan pasar ini lambat karena dulu Pemerintah pusat melalui BUMN yang akan menyelesaikan. Namun hal itu tak dilakukan sesuai rencana awal.

“Kita juga berharap Telkom dapat meneyelesaikan terminal di depan dan pasar ini hanya berlaku siang dari subuh jam 05:00 WP sampai sore. Setelah itu pasar ini ditutup tidak ada orang yang tingal di dalam pasar ini,” katanya.

Ia juga berharap agar tak ada pungutan liar jika pasar sudah ditempati.

“Kita harus jaga bersama, tertibkan bersama dan pasar ini. Jaga kebersihannya, sampahnya keamanannya. Semua warga pasar menjaga keamanan pasarnya dan kemungkinan besar nanti mereka akan ada forum agar pasar ini dapat diatur dengan baik,” katanya.

Loading...
;

Ia juga meminta agar semua pedagang didata secepatnya. Meja jualan juga harus sama ukurannya.

“Tim yang sudah ada ini sudah mendata, baik di bagian bawah dan atas gedung. Semua harus terbuka dan semua pedagang harus mengerti. Jangan sampai ada yang tidak paham. Harus semua mengerti supaya pada hari Selasa. Kalau ada perlu diluruskan nanti diluruskan,” katanya.

Asisten II Bidang Ekonomi Kabupaten Jayapura, Denny Simbar mengatakan, telah dilakukan relokasi dan disetujui semua pedagang, maka mereka akan menempati lima modul.

“Modul A nanti akan ditempati oleh pagang ikan asar, sagu dan bumbu-bumbu, modul B sayur-mayur, modul C buah-buahan, umbi-umbiaan, petatas, keladi dan sejenisnya, modul D itu modul cadangan, modul E khusus bagi pedagang yang tiba berangkat. Itu hasil kesepakatan dengan perwakilan masing-masing pedangang pasar. Walau dalam satu modul ada 90 kavlin kecil namun itu akan di bagi dua,” katanya. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top