Bupati Intan Jaya: Saya Tidak Pukul Mahasiswa, Tapi Melindungi Mereka

Bupati Intan Jaya,Natalis Tabuni - Jubi/Arjuna
Bupati Intan Jaya,Natalis Tabuni – Jubi/Arjuna

Yogyakarta, Jubi –  Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni membantah dirinya memukul mahasiswa di Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya saat mahasiswa menggelar demo pada  18 Agustus 2015.

Menurut Tabuni, dirinya tidak memukul mahasiswa. Namun ia ikut turun tangan untuk mengamankan situasi, sebab, saat yang sama ada anggota Brimob di tempat. Jika Brimob yang ambil alih bisa terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Saya tidak memukul. Saya yang melindungi mereka. Karena pada saat itu ada juga anggota Brimob di tempat sehingga saya menenangkan situasi. Saya tidak mau peristiwa penembakan terjadi lagi seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di lapangan sepak bola Intan Jaya,” ungkapnya kepada Jubi melalui telpon seluler, Minggu (20/9/2015).

Dikatakan Tabuni, mahasiswa bukan lawan politiknya, tetapi aset pemerintah kabupaten Intan Jaya. Kapan pun mahasiswa mau sampaikan aspirasi kepadanya selalu terbuka.

“Lawan-lawan politik saya saja saya gandeng untuk bangun Intan Jaya bersama. Dan saya tahu mahasiswa adalah aset pemerintah kabupaten Intan Jaya. Saya juga tidak pernah membenci mahasiswa. Berita bahwa saya memukul mahasiswa itu berita tidak benar,” ujarnya.

Tabuni tidak menyoalkan berita-berita tentang dirinya memukul mahasiswa. Maka dari itu, ia meminta maaf jika yang dilakukannya salah di mata mahasiswa.

“Kalau ade-ade mahasiswa merasa bahwa saya lakukan hal yang salah, saya minta maaf. Saya mau saya bersama jajaran saya dan mahasiswa bersama-sama bangun Inta Jaya untuk manjadikan Intan Jaya lebih baik dan lebih maju,” katanya.

Loading...
;

Dilansir suarapapua.com, dalam waktu dekat, mahasiswa asal Kabupaten Intan Jaya di Jayapura berencana melaporkan Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni, ke Kepolisian Daerah (Polda) Papua, terkait aksi pemukulan oleh Sang Bupati bersama sejumlah bawahannya di Sugapa, Intan Jaya, Papua, beberapa waktu lalu.

“Kami saat ini sedang menyiapkan kronologis aksi pemukulan, termasuk sertakan foto-foto dan video aksi pemukulan yang dilakukan Bupati, dalam waktu dekat laporan Polisi akan dibuat,” tegas Melianus Duwitau, Wakil Ketua Ikatakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya (IPMI), kepada suarapapua.com.

Menurut Duwitau, mahasiswa juga saat ini sedang melakukan konsultasi dengan penasehat hukum untuk melaporkan langsung aksi pemukulan yang dilakukan Bupati, karena tindakan Bupati sudah melanggar hukum.

“Beberapa mahasiswa bahkan dipukul oleh tangan Bupati sendiri, menurut kami cara-cara ini sangat tidak dewasa, apalagi beliau pimpinan daerah, kami hanya datang mau menyampaikan aspirasi, kenapa menggunakan cara-cara kekerasan seperti preman,” ujar Duwitau tidak lama ini. (Arnold Belau)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top