Follow our news chanel

Previous
Next

Bupati Jayapura ingatkan jangan ada lagi ujaran rasisme

Siswa sekolah saat saling bermaafan dengan para guru di halaman sekolah St. Antonius Padua Sentani. -Jubi/Engel Wally
Bupati Jayapura ingatkan jangan ada lagi ujaran rasisme 1 i Papua
Siswa sekolah saat saling bermaafan dengan para guru di halaman sekolah St. Antonius Padua Sentani. -Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, menegaskan kepada seluruh masyarakatnya di Kabupaten Jayapura, agar tidak lagi melakukan aksi-aksi yang mengarah kepada rasisme atau ujaran kebencian.

Penyampaian bupati tersebut, berangkat dari dugaan kasus rasisme yang terjadi di sekolah St. Antonius Padua Sentani, yang diduga dilakukan oleh seorang guru terhadap murid-murid di sekolah tersebut, pada Sabtu (7/3/2020), dalam kegiatan Pramuka.

“Soal rasisme sudah dari yang lalu, pemerintah melarang agar tidak lagi terjadi,” tegas bupati, di Sentani, Senin (9/3/2020).

Dikatakannya, pemerintah dan seluruh komponen masyarakat bersepakat untuk melawan dan meniadakan hal terkait rasisme di negara ini, termasuk di Kabupaten Jayapura yang secara khusus telah menjadi Zona Integritas Kerukunan Umat.

“Nanti kita cek lagi, tetapi sangat keterlaluan bila terjadi di sini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jayapura, Jimmy Fitowin, mengatakan instansi teknis dalam hal ini Dinas Pendidikan, harus mengambil langkah tegas terkait guru yang diduga melakukan ujaran rasisme terhadap siswa di lingkungan sekolah.

Loading...
;

“Saya juga baru mengetahui hal ini, tetapi jika ini benar adanya, maka dinas yang bersangkutan dan pihak keamanan segera mengambil langkah tegas terhadap guru tersebut,” jelasnya.

Diketahui, pada Senin (9/3/2020), seluruh siswa-siswi melakukan aksi demo damai di halaman sekolah, menuntut agar sekolah bertanggung-jawab terhadap ujaran rasisme yang telah dlakukan oleh seorang guru. Pihak sekolah telah meminta maaf kepada seluruh siswa-siswa baik SMP maupun SMA, dan saat ini kasusnya sedang ditangani oleh pihak berwajib. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top