Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Bupati Jayapura: Ke depan pembangunan harus berbasis mitigasi bencana

Banjir bandang yang melanda Sentani, Minggu, 16 Maret lalu, yang menerjang rumah warga di bantara Kali Kemiri - Jubi/Engel Wally
Bupati Jayapura: Ke depan pembangunan harus berbasis mitigasi bencana 1 i Papua
Banjir bandang yang melanda Sentani, Minggu, 16 Maret lalu, yang menerjang rumah warga di bantara Kali Kemiri – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan pihaknya di waktu-waktu mendatang akan menerapkan sistem pembangunan berbasis mitigasi bencana.

Artinya, kata Awoitauw, semua pembangunan yang dilakukan nanti harus melihat risiko dan dampak bencana yang terjadi.

Bupati Jayapura: Ke depan pembangunan harus berbasis mitigasi bencana 2 i Papua

Oleh sebab itu, menurutnya, dalam proses pembangunan harus ada data dari tim geologis yang telah menganalisa, meneliti, serta mendata sebelum pembangunan dilakukan.

“Data dari tim geologis ini sangat penting, karena dari hasil rekomendasi ilmiah tersebut yang menjadi dasar rekomendasi kepada pemerintah untuk melakukan pembangunan,” ujar Bupati Awoitauw, di Sentani, Kamis (28/3/2019).

Dikatakan, dalam Rapat Kerja Gubernur se-Indonesia di Bandung beberapa waktu lalu, persoalan bencana ini menjadi topik utama yang dibahas. Bahwasannya seluruh provinsi di Indonesia sepakat untuk proses pembangunan ke depan harus berbasis mitigasi bencana.

“Pembangunan berbasis mitigasi bencana dilakukan setelah ada data otentik dari para ahli yang diterima. Hal in dimaksud agar dapat mengurangi potenasi bencana di waktu-waktu mendatang,” katanya.

Loading...
;

Terpisah, tokoh masyarakat adat Sentani, Origenes Kawai, mengatakan pembangunan yang dilakukan dimana saja harus mengedepankan keseimbangan alam dengan aktivitas manusia di sekitarnya.

“Manusia hanya bisa mengurangi dampak dengan menjaga keseimbangan alam dengan baik. Hal ini yang penting diperhatikan selama proses pembangunan, tidak boleh serakah terhadap fungsi alam itu sendiri. Apalagi merampas dan merusaknya, dampaknya adalah bencana seperti saat ini,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top